Satlantas Polresta Sidoarjo akan mengambil langkah tegas berupa tilang kepada para sopir bus yang masih nekat ngetem di bahu Jalan Raya Waru, seiring proyek perbaikan jalan di pintu keluar (exit) Timur Terminal Purabaya Bungurasih yang molor penyelesaiannya.
AKP Yudhi Anugrah Putera Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, menegaskan pihaknya tidak akan lagi sekadar memberikan imbauan, melainkan langsung menilang di tempat armada bus yang tindakannya terbukti memicu kemacetan panjang untuk ruas jalan Sidoarjo mengarah ke Surabaya itu.
“Kami sudah melakukan sosialisasi berkali-kali dan akan kami tindak tegas. Akan kami tilang para supir bus yang tidak mengindahkan, tidak melaksanakan kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) ini,” tegas AKP Yudhi saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin (9/3/2026).
BACA JUGA: Perbaikan Exit Terminal Purabaya Molor Sampai 10 Maret, Terkendala Cuaca Ekstrem
Sebagai informasi, hari ini masih terjadi kepadatan bagi pengguna jalan yang mengarah ke Surabaya imbas molornya pengerjaan pintu keluar Terminal Purabaya itu. Sejak pukul 06.00 WIB, ekor kemacetan sudah mengular sampai Pasmar Gedangan.
Untuk memastikan kelancaran arus di kawasan Waru, petugas kepolisian telah disiagakan dengan jarak yang sangat rapat, yakni per lima meter di sepanjang jalur terdampak. Pengaturan lalu lintas ini dilakukan mulai dari pintu keluar terminal, ditarik mundur hingga ke bawah Flyover Waru, sampai menjangkau Bundaran Waru.
Penyebabnya, masih ada sopir bus yang nekat ngetem di bahu Jalan Raya Waru meski akhirnya ditegur jajaran petugas di lokasi sehingga terjadi “kucing-kucingan.” Menyikapi fenomena itu, Satlantas Polresta Sidoarjo kini mengandalkan teknologi EDC Mobile yang disiapkan oleh Ditlantas Polda Jatim.
Perangkat ini memungkinkan petugas menangkap gambar pelanggaran secara otomatis dan mengirimkan surat tilang langsung ke perusahaan otobus (PO) yang bersangkutan.
“Kami akan menggunakan teknologi kami yang sudah disiapkan oleh Dirlantas Polda Jatim yaitu EDC Mobile. Nanti akan kami siagakan di sana berjam-jam bahkan satu kali 24 jam akan kami standby-kan. Sehingga jika diketemukan di kamera bus-bus yang ngetem langsung ter-capture. Dan nanti langsung surat tilang dikirim ke PO-nya,” tegas AKP Yudhi.
BACA JUGA: Perbaikan Jalan Exit Bungurasih Bikin Macet Panjang Senin Pagi, Dishub Sidoarjo Minta Maaf
BACA JUGA: Banyak Bus Masih Nekat Ngetem di Exit Bungurasih Timur, Polisi Pertebal Penjagaan
Adapun pemicu bus-bus tersebut nekat ngetem yakni masih adanya penumpang yang tidak mau masuk ke area terminal, dan memilih mencari bus di depan exit terminal yang sedang diperbaiki itu. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin masuk ke dalam terminal demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Terkait hal ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Kepala Terminal Purabaya dan Dinas Perhubungan untuk memberikan peringatan melalui pengeras suara di lokasi, agar calon penumpang tidak menunggu bus di pinggir jalan raya yang memperparah kemacetan hingga ke arah Sidoarjo.
“Memang kenyataan di lapangan masih ada satu dua penumpang yang memaksakan diri untuk naik tetap di pinggir jalan atau di depan terminal. Untuk itu kepada sopir bus, kami coba untuk mengimbau terus melaju,” ungkapnya.
Update Perbaikan Jalan Berpotensi Molor hingga 12 Maret
Adapun kondisi lalu lintas di kawasan Waru sendiri diperkirakan masih akan padat dalam beberapa hari ke depan. Hal ini menyusul informasi terbaru dari dinas terkait atau pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mengenai adanya keterlambatan pengerjaan proyek pengecoran di pintu keluar terminal.
“Kami infokan untuk pengerjaan dari Dinas PU disampaikan ada keterlambatan yang harusnya tanggal 10 dimungkinkan tanggal 12 akan selesai. Namun kami terus berkoordinasi untuk pengerjaan dipercepat agar arus lalu lintas bisa kembali normal,” ungkap AKP Yudhi. (bil/iss)




