Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara zona 4A di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang setelah terjadi longsor gunungan sampah yang menewaskan empat orang akibat curah hujan ekstrem.
Zona 4A Ditutup, Sampah Dialihkan ke Zona LainGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan penutupan dilakukan agar proses penanganan dan pemulihan di area longsor dapat berjalan dengan aman.
"Yang ditutup hanya di zona 4A. Tetapi di zona 3 tetap digunakan untuk menampung," kata Pramono Anung Wibowo.
Ia menjelaskan pengiriman sampah dari Jakarta tetap berlangsung dengan pengalihan ke zona lain yang masih aman digunakan.
Pemerintah juga menyiapkan dua lokasi tambahan sebagai zona pembuangan sementara hingga perbaikan selesai dilakukan.
"Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporari, sementara. Harapan kami zona 4A segera bisa dipulihkan kembali," kata Pramono.
Longsor Dipicu Hujan Ekstrem dan Tutup SungaiLongsor terjadi di zona 4A pada pukul 14.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mencapai 264 milimeter mengguyur kawasan tersebut.
Air hujan masuk ke dalam tumpukan sampah sehingga membuat permukaan menjadi licin dan tidak stabil hingga akhirnya longsor.
Peristiwa tersebut juga menutup jalan operasional di area TPST Bantargebang serta menimbun Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter.
"Terutama Sungai Ciketing-nya, agar segera bisa normal kembali. Tempat itu begitu tertutup maka jalannya juga tertutup, di lapangan kelihatan sekali. Dan untuk itu segera akan dinormalkan kembali," ujar Pramono.
Pemerintah menargetkan normalisasi sungai dan penataan kembali zona longsor dapat segera dilakukan agar operasional TPST Bantargebang kembali berjalan normal.



