Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negaranya siap untuk bekerja sama dengan Eropa dalam hal pasokan minyak dan gas alam.
IDXChannel - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negaranya siap untuk bekerja sama dengan Eropa dalam hal pasokan minyak dan gas alam.
Namun, dia membutuhkan sinyal yang jelas dari negara-negara Eropa terkait kesediaan mereka untuk bekerja sama.
"Jika perusahaan-perusahaan Eropa dan pembeli Eropa tiba-tiba memutuskan untuk mengubah orientasi mereka dan memberi kami kerja sama jangka panjang dan berkelanjutan, tanpa tekanan politik, maka silakan saja. Kami tidak pernah menolak," kata Putin, dilansir dari Xinhua pada Selasa (10/3/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah melonjaknya harga minyak akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Uni Eropa melarang impor minyak mentah dari Rusia melalui jalur laut pada 2022. Blok itu kini menjadi salah satu pihak yang paling terdampak guncangan pasar energi global akibat konflik di Timut Tengah.
Putin juga mengatakan baha Uni Eropa berencana untuk menjalankan pembatasan tambahan pada sumber daya energi Rusia mulai bulan depan, dengan tujuan untuk menghapus impor tersebut sepenuhnya pada 2027.
Putin mencatat bahwa Rusia harus bertindak proaktif untuk mengalihkan ekspor energinya dari Eropa ke pasar yang lebih menarik, serta membangun pijakan yang kuat di wilayah baru tersebut.
"Kita tidak boleh hanya duduk diam dan menunggu pintu tertutup bagi kita," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)




