KOMPAS.TV - Misteri kematian aktivis pelabuhan sekaligus pensiunan operator peti kemas PT JICT, Ermanto Usman, masih menyisakan sejumlah tanda tanya.
Dalam penelusuran di lokasi kejadian di kawasan Bekasi, jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menemukan titik akses yang diduga memudahkan seseorang masuk ke dalam area perumahan. Dari titik tersebut, seseorang dapat memanjat tembok dengan pijakan yang tersedia dan langsung berada di dalam kompleks.
Dari lokasi itu pula terlihat rumah Ermanto Usman, yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar dalam kondisi terkunci dari dalam.
Sejumlah kejanggalan di tempat kejadian perkara masih menjadi sorotan. Proses penyelidikan oleh kepolisian hingga kini masih terus berlangsung.
Purnawirawan Polri/Wakil Kepala BSSN 2019-2021, Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun menilai terdapat hal-hal yang patut dicermati dari cara pelaku diduga masuk ke dalam rumah korban.
Menurut Dharma, dari pengamatannya di lokasi, tidak ditemukan kerusakan signifikan pada bagian jendela yang diduga menjadi akses masuk. Bekas yang terlihat dinilai hanya berupa gesekan, bukan tanda pembongkaran paksa.
Dharma juga menilai cara pelaku langsung menuju kamar korban menimbulkan pertanyaan. Ia menduga pelaku kemungkinan telah memahami kondisi rumah sebelumnya.
Menurutnya, jika seseorang tidak mengenal situasi di dalam rumah, kecil kemungkinan pelaku dapat langsung menuju kamar korban tanpa terlebih dahulu memastikan keberadaan penghuni di ruangan lain.
Dharma menilai kondisi tersebut mengarah pada kemungkinan bahwa lokasi dan situasi rumah telah dipetakan sebelumnya oleh pelaku.
Karena itu, ia menilai terlalu dini jika peristiwa ini disimpulkan sebagai insiden spontan atau kejahatan yang tidak direncanakan.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/x3ZSSLORhfo?si=ftINnVwo7LgEN6PO
#aktivis #pelabuhan #tewas
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- dharma pongrekun
- ermanto usman
- aktivis
- tewas
- pelabuhan



