Prancis siap kerja sama keahlian dan efisiensi pertanian dengan RI

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama keahlian dengan Indonesia dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian melalui berbagi pengalaman, teknologi, serta pengelolaan sektor pangan yang lebih modern.

"Dari sisi Prancis, kami siap berbagi pengalaman dan keahlian untuk terus meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian Indonesia," kata Penone dalam pertemuan terbatas dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, Penone menyampaikan selamat atas capaian Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan serta upaya pemerintah dalam mendorong swasembada pangan.

Ia memberikan apresiasi terhadap kemajuan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Zulhas: Pupuk harus tersedia tepat waktu tingkatkan produksi pertanian

"Kami ingin menyampaikan selamat atas capaian yang diraih Indonesia dalam swasembada pangan. Ini merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan,” ujar Penone.

Ia menilai berbagai langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia menunjukkan kemajuan positif dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Penone juga mengapresiasi komitmen Mentan Amran dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui berbagai program peningkatan produksi dan efisiensi pertanian.

“Saya tahu Menteri Amran telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil tersebut," tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut pula, kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama pertanian antara Indonesia dan Prancis sebagai tindak lanjut Declaration of Intent (DoI) yang telah disepakati kedua negara pada tahun lalu.

Penone menyebut sektor pertanian menjadi salah satu prioritas dalam kemitraan strategis Indonesia-Prancis. Melalui implementasi DoI tersebut, kedua negara mendorong berbagai kerja sama konkret untuk mendukung modernisasi pertanian.

Kerja sama tersebut meliputi penguatan kolaborasi riset dan ilmiah di bidang pertanian, pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi, hingga kerja sama di sektor peternakan serta industri pendukungnya.

“Kami ingin meningkatkan efisiensi dan modernisasi pertanian Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan melalui kemitraan ini kami ingin mengembangkan kerja sama yang lebih luas,” jelas Penone.

Baca juga: Indonesia tekankan reformasi pertanian di forum WTO

Selain itu, kedua negara juga membuka peluang pengembangan kerja sama perdagangan di sektor pertanian, termasuk potensi ekspor komoditas pangan Indonesia ke pasar internasional sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman menegaskan kolaborasi internasional menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat transformasi sektor pertanian Indonesia.

“Kerja sama internasional sangat penting untuk mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Amran.

Menurutnya, sinergi dengan berbagai negara sahabat diharapkan dapat mempercepat penguatan sistem pertanian nasional sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi, investasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas Angkat Bicara soal Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Utang
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Sidang Kasus Ekstasi, Paman Terdakwa Ungkap Keseharian Supriyadi Bekerja dan Mengaji
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Perjuangan Prilly Latuconsina Buat Danur Terakhir, 4 Jam Didempul Prostetik Setiap Hari
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Stafsus Komdigi Raline Shah Ingatkan Bahaya Judi Online bagi Generasi Muda di Medan
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Menpan RB: Pemda Sudah Hitung Anggaran Saat Ajukan Formasi
• 1 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.