Grid.ID - Pengalaman kurang menyenangkan dialami Derby Romero saat syuting film Ikatan Darah. Derby Romero mengalami heat stroke di tengah-tengah syuting.
Derby Romero menceritakan situasi syuting yang berakibat dirinya mengalami heat stroke. Saat itu, di tengah cuaca panas, Derby Romero harus melakoni adegan yang cukup berat.
“Jadi karena cuaca di Semarang kan panas banget, terus ada satu hari di mana memang adegan itu, beberapa hari itu, diambil untuk aku sprint. Jadi emang adegannya sprint terus nanjak, turun naik itu. Kalau ga salah di situ panasnya 38 (derajat),” ujar Derby Romero ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).
Situasi semakin berat lantaran pakaian yang dikenakan Derby Romero. Dimana, aktor berdarah Batak itu mengenakan pakaian tebal.
“Jadi kebetulan lagi panas banget, terus aku harus pakai hoodie kan. Jadi emang panas banget,” ujarnya.
Di situasi seperti itu, Derby Romero juga harus melakoni adegan berlari hampir setengah kilometer. Medan yang ditempuh pun menanjak.
“Pokoknya ada juga adegan aku sprint-nya harus 450-500 meter tuh, sprint lari, gak ada jalan rata tuh pokoknya. Akhirnya di situ aku berhasil tuh,” katanya.
Setelah berhasil melakukan adegan tersebut, Derby Romero ternyata mengalami heat stroke. Dia bahkan sampai muntah air akibat kondisi tersebut.
“Nah ternyata kena heat stroke sampai muntah air habis itu,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Derby Romero masih merasa beruntung. Pasalnya dia menganggap keamanan syuting Ikatan Darah masih terjaga.
“Untung karena emang di sini kan safety-nya dijaga banget ya. Kayak di titik itu cepat banget badanku ditangani, langsung dipakein ice pack dan segala macam,” ujarnya.
“Jadi ya udah, pengalaman heat stroke pertama,” tutupnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Derby Romero bermain dalam film Ikatan Darah. Dalam film bergenre drama action ini, Derby Romero berperan sebagai Bilal.
Ikatan Darah sendiri merupakan produksi dari Uwais Pictures milik Iko Uwais. Mulai tayang pada 30 April 2026, Ikatan Darah dibintangi oleh Derby Romero, Livi Ciananta, Teuku Rifnu Wikana, Lydia Kandou hingga Dimas Anggara. (*)
Artikel Asli




