Manajemen Talenta ASN Didorong Berbasis Merit System

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Workshop Penguatan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih profesional, terencana, dan berbasis meritokrasi di Jakarta, Senin (9/3/2026).

 

Baca Juga
  • Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 29 Sekolah Aceh
  • Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK Usai Kalah Praperadilan, Akankah Ditahan?
  • Antisipasi Kecelakaan, Kapolda DIY Jaga Ketat Jalan Rusak Saat Arus Mudik Lebaran 2026

Sekretaris BSKDN Kemendagri Noudy R.P. Tendean, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang berbagi pemahaman terkait penguatan sistem merit dalam manajemen ASN. Menurut dia, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan BSKDN.

“Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BSKDN melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih profesional, terencana, dan berbasis merit sistem,”kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Lebih lanjut, dia menjelaskan, dalam era birokrasi modern saat ini, penguatan manajemen talenta ASN menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, kompeten, dan berdaya saing. Hal tersebut juga sejalan dengan amanat reformasi birokrasi yang telah berjalan sejak era reformasi 1998.

Menurut dia, penerapan manajemen talenta diperlukan guna memastikan setiap ASN yang memiliki potensi dan kompetensi terbaik dapat dipersiapkan serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi-posisi strategis dalam organisasi.

"Setiap ASN memiliki potensi dan kompetensi terbaik yang kemudian dapat dipersiapkan serta dikembangkan secara optimal untuk menduduki posisi- posisi strategis dalam organisasi. Itu letak pentingnya dari manajemen talenta," tegas dia. 

Sekretaris BSKDN Noudy R.P. Tendean - (Ist)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: APBN Februari 2026 Defisit Rp 135,7 T, Setara 0,53 Persen PDB
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Idulfitri, Benarkah Harga Pangan di Jakarta Melonjak Tinggi?
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perang Masuki Hari Ke-11, Rudal dan Drone Iran Terus Hantam Aset Israel dan AS
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Quo Vadis PPPK Paruh Waktu?
• 13 jam laludetik.com
thumb
Ribuan WNI Korban Scam Kamboja Dipulangkan
• 15 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.