Honda Diprediksi Catat Rugi Tahunan hingga Rp73 Triliun, Pertama sejak 1957

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Honda diprediksi mengalami kerugian tahunan pertamanya pada tahun fiskal 2025 yang akan berakhir bulan ini.

Honda Diprediksi Catat Rugi Tahunan hingga Rp73 Triliun, Pertama sejak 1957. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Honda diprediksi mengalami kerugian tahunan pertamanya pada tahun fiskal 2025 yang akan berakhir bulan ini.

Dilansir dari Reuters pada Jumat (13/3/2026), ini akan menjadi kerugian tahunan pertama Honda sejak 1957.

Baca Juga:
Laba Honda Turun 42 Persen Imbas Tarif Trump

Honda diperkirakan mengalami kerugian hingga 690 miliar yen, sekitar Rp73 triliun, pada tahun fiskal yang berakhir bulan ini.

Kerugian tahunan ini disebabkan oleh biaya restrukturisasi hingga 2,5 triliun yen, sekitar Rp265,5 triliun, di bisnis kendaraan listriknya (EV) karena permintaan yang lebih lemah dari perkiraan.

Baca Juga:
Sony Honda Mobility Perkenalkan Prototipe EV Terbaru di CES 2026

Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengakhiri dukungan pemerintah untuk EV, memaksa perusahaan seperti Ford dan Stellantis untuk mengubah strategi mereka dan mencatat biaya restrukturisasi yang besar.

Baru-baru ini, Honda membatalkan tiga model EV yang direncanakan untuk diproduksi di AS.

Baca Juga:
LG Energy Solution Jual Aset Pabrik di AS ke Honda Senilai Rp45,76 Triliun

"Kejutan utamanya adalah program produksi di AS dibatalkan, bukan hanya dikurangi skalanya. Honda memiliki rencana ekspansi kendaraan listrik yang sangat ambisius, yang sangat terpengaruh oleh perubahan lingkungan pasar," ucap Analis Pelham Smithers Associate Julie Boote.

Honda juga menurunkan nilai bisnisnya di China, di mana perusahaan tersebut kesulitan bersaing dengan produsen lokal seperti BYD. (Reporter: Eugenia Siregar) (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI-Jepang perkuat kerja sama energi bersih hingga rantai pasok global
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Satgas PKH Hitung Denda Pelanggaran Usai Segel Tambang Nikel Mineral Trobos
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Setelah Merugi, AAUI Ungkap Asuransi Umum Berbalik Untung Rp15,8 Triliun
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BCA (BBCA) Gelar RUPST Hari Ini, Simak Agenda Lengkapnya
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Sita Aset Rp100 Miliar dari Kasus Korupsi Haji, Ini Perinciannya
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.