Ini Alasan FIFA Sanksi Israel Usai Dilaporkan Palestina

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Israel (Israel Football Association) setelah terbukti melanggar aturan terkait diskriminasi dan fair play. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diajukan oleh Palestine Football Association dalam Kongres FIFA ke-74.

Dalam aduan tersebut, Palestina menyoroti dugaan praktik diskriminasi yang terjadi dalam sepak bola Israel. Setelah melalui proses investigasi, Komite Disiplin FIFA menyatakan bahwa federasi sepak bola Israel melakukan sejumlah pelanggaran terhadap kewajibannya sebagai anggota FIFA.

Baca Juga :
Resmi! Israel Disanksi FIFA
Inovasi Baru FIFA: Peringkat Dunia Timnas Indonesia Kini Bisa Dipantau Secara Real-Time!

Dikutip laman resmi FIFA, pelanggaran itu terkait Pasal 13 tentang perilaku ofensif dan prinsip fair play, serta Pasal 15 yang mengatur soal diskriminasi dan rasisme dalam Kode Disiplin FIFA.

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan tiga sanksi utama. Pertama, IFA diwajibkan membayar denda sebesar 150.000 franc Swiss atau sekitar Rp2,5 miliar. Kedua, FIFA memberikan peringatan resmi atas perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai sepak bola.

Sanksi ketiga yang tak kalah penting adalah kewajiban menjalankan program pencegahan diskriminasi. Dalam keputusan tersebut, FIFA meminta IFA untuk menampilkan spanduk besar bertuliskan “Football Unites the World – No to Discrimination” dalam tiga pertandingan kandang level A FIFA berikutnya. Spanduk tersebut harus dipasang di lokasi yang terlihat jelas dan mendapatkan persetujuan FIFA terlebih dahulu.

Tak hanya itu, dalam waktu 60 hari sejak keputusan diterima, IFA juga diwajibkan mengalokasikan sepertiga dari total denda untuk menjalankan program komprehensif pencegahan diskriminasi.

Program tersebut mencakup reformasi kebijakan, penyusunan protokol, sistem pemantauan, hingga kampanye edukasi di stadion dan kanal resmi selama satu musim penuh. Sementara itu, sisa denda harus dilunasi paling lambat 30 hari setelah keputusan disampaikan.

Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa sepak bola tidak bisa dilepaskan dari konteks sosial yang lebih luas. Organisasi itu menilai olahraga memiliki peran penting sebagai sarana perdamaian dan persatuan di tengah konflik.

“Sepak bola harus tetap menjadi platform untuk perdamaian, dialog, dan saling menghormati. Jangkauan globalnya membawa tanggung jawab untuk menjunjung tinggi nilai martabat, kesetaraan, dan kemanusiaan,” demikian pernyataan FIFA.

Baca Juga :
Qatar Geram Israel-AS Serang Ladang Gas yang Dikelola Bersama Iran: Ancaman Keamanan Energi Global
Ladang Gas Iran Dibombardir Israel, Teheran Ancam Balas Serang Kilang Minyak Negara Arab
Israel Bunuh Menteri Intelijen Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Usai Iran Ancam Serangan Balasan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Opsi Impor Minyak dari Rusia Dinilai Positif karena Lebih Dekat dan Murah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Tegaskan Akan Keluar dari BoP jika Tak Dukung Kemerdekaan Palestina
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Masjid Al-Aqsa Ditutup, Idul Fitri Terkelam Yerusalem
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo kritik belanja daerah tak efisien, singgung mobil dinas Rp8 M
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
TAUD Duga Belasan Orang Koordinasi Sebelum Aktivis KontraS Disiram Air Keras
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.