jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Kamis (19/3) tentang info baru keluar soal 1 Syawal, PPPK menghadapi tiga fakta memilukan, hingga PPPK jangan berharap THR ya, gaji saja belum. Simak selengkapnya!
1. PPPK Menghadapi 3 Fakta Memilukan, yang Terakhir Paling Mencemaskan
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Pengumuman, Sudah Tidak Ada Honorer Lagi di CASN 2026, PPPK Heboh
Para PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menghadapi masalah berat.
Tiga fakta harus dihadapi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah tersebut.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK dan P3K PW Senasib, Ribuan Guru Tidak Bisa Mencairkan TPG, Bahkan Tak Ada THR
Pemicunya, kondisi keuangan Pemkab Donggala, yang berdampak langsung pada nasib PPPK.
Baca Selengkapnya di Bawah:
PPPK Menghadapi 3 Fakta Memilukan, yang Terakhir Paling Mencemaskan
2. Anggaran Gaji PPPK Hanya Sampai Agustus 2026, Jangan Berharap THR ya
Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), berdampak langsung pada nasib PPPK.
Pemkab Donggala belum mampu membayarkan tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2026 untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah tersebut.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan sudah mengumumkan bahwa pemerintah daerah tidak sanggup membayarkan THR PPPK 2026.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Anggaran Gaji PPPK Hanya Sampai Agustus 2026, Jangan Berharap THR ya
3. Info dari Kemenag soal 1 Syawal dan 117 Pos Pemantauan Hilal
Kementerian Agama bakal menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pada hari ini, Kamis, 19 Maret 2026.
Sidang akan dilaksanakan bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H, di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.
Sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, para pakar falak dari organisasi kemasyarakatan Islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Info dari Kemenag soal 1 Syawal dan 117 Pos Pemantauan Hilal
4. Ini Lokasi Pemakaman Bos Djarum Michael Bambang Hartono
Pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono akan dimakamkan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.
"Keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat internal keluarga," kata Senior Manager Public Affair PT Djarum Kudus Purwono Nugroho di Kudus, Kamis.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Ini Lokasi Pemakaman Bos Djarum Michael Bambang Hartono
5. IMM Kecam Keterlibatan Oknum BAIS TNI Dalam Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis KontraS
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyatakan kecaman keras atas dugaan keterlibatan oknum Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (BAIS TNI) dalam kasus penyiraman air keras kepada Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
Ketua Umum IMM Riyan Betra Delza menilai insiden tersebut mencederai rasa keadilan publik.
“Tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencoreng integritas institusi negara yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat,” ujar Riyan Betra Delza dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Baca Selengkapnya di Bawah:
IMM Kecam Keterlibatan Oknum BAIS TNI Dalam Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis KontraS
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul



