Grid.ID - Aktor, komedian, sekaligus presenter Ruben Onsu membagikan kisah perjalanan kariernya yang penuh lika-liku dan jauh dari kata mudah. Di balik kesuksesan yang kini ia raih, tersimpan proses panjang yang tidak selalu berjalan mulus.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ruben mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya dimulai sejak lama. Ia menuliskan refleksi mendalam tentang perjalanan hidup yang membentuk dirinya hingga saat ini.
"Aku pernah melewati proses ketika aku mengawali karier dari tahun 1997 sampai aku ada dititik ini," tulisnya.
Sejak awal berkarier, Ruben menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Ia harus melewati banyak fase yang menguji mental dan ketahanannya di dunia hiburan.
"Jatuh lalu terinjak, lalu terbang, lalu istirahat, lalu berjalan cepat, lalu dihina, di sepelekan lalu di jatuhkan lalu disanjung," ujarnya.
Pengalaman tersebut membuat pria berusia 42 tahun ini semakin memahami kerasnya industri hiburan. Ia belajar menerima berbagai perlakuan, baik yang menyenangkan maupun yang menyakitkan.
"Lalu bisa menjadi sinar untuk yg gelap lalu bisa menelan cerita org yg curhat sendiri lalu malah jd makanan empuk yg disalahkan," katanya.
Tak hanya itu, Ruben juga mengaku pernah berada di titik paling terpuruk dalam hidupnya. Ia menghadapi situasi yang membuatnya harus bertahan di tengah tekanan yang datang bertubi-tubi.
"Lalu di jorokin lg, di hancurkan lg krn kesalahan yg gak tegaaan, bahkan kesalahan yg tdk aku kehendaki pernah dianggap paling kejam," ungkapnya.
Meski begitu, Ayah tiga anak ini tidak menyerah dengan keadaan yang ada. Ia memilih untuk tetap bangkit dan melanjutkan hidup dengan semangat baru.
"Dan Alhamdulillah masih bertahan dan saat ini aku trs berjuang untuk hidupku yg baru," lanjutnya.
Perjalanan panjang itu kini membuat Ruben semakin kuat secara mental dan emosional. Ia juga terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.
Tak hanya berbicara soal karier, Ruben turut menyisipkan doa dalam refleksinya. Ia berharap dirinya dan orang lain dapat terus memperbaiki diri di hadapan Tuhan.
"Semoga Allah memperbaiki diri kita dan menjadikan kt hamba yg terus medekat kepadaNya, sampai kt kembali dalam keadaan husnul khotimah, AAmiin," tutupnya. (*)
Artikel Asli




