Mobil Terseret Banjir Saat Hujan Deras di Kota Cimahi

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Hujan deras pada Ahad (29/3/2026) siang memicu banjir di sejumlah titik di Kota Cimahi, Jawa Barat. Bahkan, satu unit mobil jenis Honda Mobilio terseret derasnya banjir. Detik-detik peristiwa terseretnya mobil tersebut terekam kamera warga. 

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Mahar Martanegara, RW 08, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Wilayah tersebut diketahui merupakan langganan banjir saat hujan deras mengguyur. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa terseretnya mobil tersebut. 

Baca Juga
  • Menenun Kembali Hidup yang Terkoyak Banjir Bandang
  • Stok Gas LPG di Kota Cimahi Terjamin, Segini Kuota Bulanannya
  • Pemkot Cimahi Beri Sanksi kepada ASN yang Bolos di Hari Pertama Kerja Pascalibur Lebaran
"Tadi hujan pukul 12.30 WIB, hujannya sebentar. Namun dari hujan ini mengakibatkan banjir kiriman tepatnya di RW 08 Kelurahan Cigugur Tengah mengakibatkan satu unit mobil hanyut," kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Cigugur Tengah, Delly Juliawan di lokasi.

Dirinya mengatakan, peristiwa itu bermula ketika mobil terparkir di depan sebuah apotek di Jalan Cigugur Tengah yang berdiri di atas saluran Sungai Cilember. Namun tiba-tiba debit air dari sungai naik hingga meluap ke jalan raya lalu menyebabkan mobil terseret sekitar 15 meter sebelum akhirnya terhenti di Jalan Mahar Martanegara.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Kronologi mobil hanyut mobil posisi awal di apotek, karena debit airnya deras akhirnya kebawa sampah ke sini (Jalan Mahar), ada sekitar 15 meter. Sopirnya alhamdulillah selamat karena sudah dievakuasi pas di depan apotek," ungkap Delly.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MTI: Hanya 8% Pemda yang Punya Anggaran untuk Layanan Transportasi Umum Modern
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
PSEL Semarang Raya Dipercepat, Pemerintah Targetkan Sampah Terkelola 1.100 Ton per Hari
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Truk dan Pikap India Tetap Disalurkan ke Kopdes, Ini Penjelasan Menkop
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Naik atau Turun? Ini Proyeksi Terbaru Pekan Ini
• 7 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Perempuan dan Peran Politik di Mata Senator Lia Istifhama
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.