Kronologi Ular Kobra 1,5 Meter Merayap di Leher Tamu Hotel Saat Tidur, Sempat Dikira Hantu hingga Bikin Tamu Panik!

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seekor ular kobra 1,5 meter merayap di leher tamu hotel saat tidur. Insiden itu langsung bikin para tamu panik hingga mengerahkan pawang ular.

Adapun insiden itu terjadi di sebuah hotel di Krabi, Thailand pada Jumat (27/03/2026) sekitar pukul 05.00 subuh. Video itu sempat viral setelah direkam Kannuttakorn Uttaranakron dan diunggah akun Facebook @มนุษย์ ป้า.

Dari video tersebut, ular itu tampak agresif. Momen penangakapan ular itu juga berlangsung sangat menegangkan dan cukup lama.

Lantas bagaimana kronologi ular kobra 1,5 meter merayap di leher tamu hotel saat tidur? Simak penjelasannya.

Kronologi Ular Kobra 1,5 Meter Merayap di Leher Tamu Hotel Saat Tidur

Sepasang tamu hotel terbangun dengan panik saat mendapati seekor kobra melata di leher mereka saat menginap di sebuah hotel di Krabi, Thailand. Melansir Kompas.com, insiden itu terjadi pada Jumat (27/03/2026) sekitar pukul 05.00 subuh.

Awalnya, tamu mengira itu adalah hantu. Namun, setelah menunggu beberapa saat, mereka menyadari bahwa hal yang dicurigai itu adalah ular kobra.

Diketahui, reptil berbahaya itu merayap dan di leher tamu. Mengetahui hal itu, salah satu tamu langsung bergegas memanggil petugas hotel untuk meminta bantuan.

Pasangannya yang masih setengah tidur di atas kasur itu sempat mengira bahwa kejadian ini hanyalah mimpi buruk. Beberapa detik kemudian, kenyataan menjadi jelas. Seekor kobra hitam besar berada di kamar hotel, mendesis saat bergerak di atas tempat tidur.

"Ular... merayap di leher saya," kata tamu tersebut dilansir Kompas.com.

 

Ditangkap Pawang Ular

Dari video yang beredar, tampak seorang pawang ular mencoba mencari keberadaan ular yang dengan cepat menyelinap. Pawang Suthee Naohad atau Bang Cha menemukan ular kobra itu di bawah kasur, tepatnya di balik tempat tidur, dengan ukuran sekitar 1,5 meter.

Ketika didekati, ular itu tampak aktif menyerang. Pawang ular itu tampak cukup kesusahan menangkap ular tersebut.

Pasalnya, ular korba itu dengan cepat berbindah-pindah, mulai dari di lantai, meja hingga bawah kasur. Beruntung, pawang ular dan para tamu tidak ada yang digigit dan menjadi korban.

Ular kobra tersebut diyakini menyelinap di bawah pintu melalui celah sekitar empat sentimeter (cm) di antara pintu dan lantai, seperti dikutip Thairath. Pihak berwenang menyarankan staf hotel dan tamu di mana pun untuk memeriksa kamar secara menyeluruh sebelum menginap.

"Sangat takut! Saya sedang tidur dan mendengar suara keras. Itu terjadi sekitar jam 5 pagi. Pacar saya bangun dari kamar sambil menangis dan berteriak bahwa ada ular di tempat tidur," tulis akun Facebook tersebut.

Melansir Kompas.com, ular kobra adalah salah satu jenis ular yang berbahaya dan berbisa serta mampu membunuh manusia. Ular kobra mampu menegakkan dan memipihkan lehernya.

Leher memipih dan melengkung itu bentuknya seperti sendok. Itu biasanya terjadi jika kobra merasa terganggu oleh musuhnya. Panjang ular ini bisa mencapai lima meter.

Kobra memiliki indera penciuman dan penglihatan yang sangat tajam. Konon kedua indera ular Kobra mampu mengawasi mangsanya dari jarak sekitar 100 meter. Itu yang menjadi salah satu cara Kobra berburu untuk mencari mangsa.

Kobra hanya menyerang manusia jika diserang atau merasa terancam dengan menggigit dan menyemprotkan bisanya. Ular kobra mudah ditemukan daerah tropis, Afrika Selatan, kemudian ke pulau-pulau di Asia. Demikianlah kronologi ular kobra 1,5 meter merayap di leher tamu hotel saat tidur. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Klaim APBN Masih Aman, Ada Uang Cadangan SAL Rp 420 Triliun
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
ASN Wajib WFH Setiap Jumat, Berlaku 1 April
• 20 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bocoran Konser Avenged di JIS: Tata Panggung hingga Songlist
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Manuver Usaha Ban Bekas agar Tak Tergilas Roda Modernitas
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Pengusaha Rokok Pasuruan Martinus Suparman Dipanggil KPK dalam Kasus Bea Cukai
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.