NEW YORK, KOMPAS.TV - Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengungkapkan temuan awal investigasi peristiwa yang menyebabkan prajurit TNI gugur di Lebanon. Dujarric menyebut dua prajurit TNI yang gugur di dekat Bani Hayyan, Senin (30/3/2026), disebabkan bom yang dipasang di pinggir jalan.
Dujarric tidak mengungkapkan asal atau pihak yang memasang bom tersebut. Juru bicara PBB itu juga belum memberikan keterangan mengenai hasil investigasi terhadap serangan yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon, Minggu (29/3/2026), atau sehari sebelum peritiwa di Bani Hayyan.
"Temuan awal mengenai insiden di Bani Hayyan yang terjadi pada 30 Maret, saat dua pasukan perdamaian terbunuh, mengindikasikan bahwa bahan peledak pinggir jalan mengenai konvoi kolega Indonesia," kata Stephane Dujarric dalam siaran KompasTV, Selasa (31/3/2026).
"Kami telah menuliskan kecaman keras terhadap insiden yang berujung meninggalnya pasukan perdamaian tersebut. Sekretaris Jenderal juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga, kolega, dan pemerintah Indonesia."
Baca Juga: Jenazah Praka Farizal Rhomadhon yang Gugur di Lebanon Diperkirakan Tiba di Yogyakarta Hari Jumat
Lebih lanjut, Dujarric menyampaikan pesan Sekjen PBB Antonio Guterres usai tiga prajurit TNI gugur di Lebanon. Menurutnya, Guterres mendesak semua pihak untuk memastikan keamanan personel PBB yang bertugas di wilayah konflik.
"Sekretaris Jenderal dengan tegas mendesak semua pihak menjalankan kewajiban sesuai hukum internasional untuk memastikan keamanan dan keselamatan personel PBB," katanya.
Sebelumnya, tiga prajurit TNI gugur di Lebanon saat menjalankan tugas sebagai personel UNIFIL. Ketiganya gugur dalam dua peristiwa berbeda.
Pada Minggu (29/3), Praka Farizal Rhomadhon gugur saat pangkalan UNIFIL di selatan Lebanon terkena serangan. Tiga prajurit lain terluka dalam peristiwa ini, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.
Praka Rico mengalami luka berat. Sedangkan Praka Bayu dan Praka Arif mengalami luka ringan.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- prajurit tni gugur di lebanon
- investigasi prajurit tni gugur
- prajurit tni gugur
- juru bicara pbb
- unifil





