Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengaku siap melaksanakan titah pemerintah pusat soal kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN.
Seperti disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, bila sebenarnya, Pemkot Tangsel siap melaksanakan di pekan ini. Namun, kata dia, karena hari Jumat di pekan ini tanggal merah, maka kebijakan tersebut akan dilaksanakan mulai pekan depan.
Advertisement
"Kita ikuti pegaturannya dari pemerintah pusat, bahwa hari Jumat penerapan hari work from home. Prinsipnya minggu ini, tapi karena hari Juat pada minggu ini memang tanggal merah, berarti Jumat minggu depan dan seterusnya akan jadi WFH," ungkap Benyamin, saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (1/4/2026).
Namun, lanjut dia, WFH tersebut ada pengecualian, yakni bagi ASN ataupun pekerja yang mengurus pelayanan publik. Mereka tetap harus bekerja seperti biasa, masuk ke kantor.
"Kebijakan ini juga berlaku untuk P3K, sama saja, pokoknya kecuali pelayanan. Terkait berapa jumlahnya saya belum hitung," kata Benyamin.
Pemkot Tangsel pun mengakui bila kebijakan WFH ini bisa berdampak langsung pada penghematan. Baik itu BBM yang digunakan, juga penghematan energi lainnya di perkantoran pemerintahan.
"Pasti akan berdampak, bagi penghematan BBM, listrik, dan biaya operasional lainnya," terang Benyamin.




