SAMARKAND, KOMPAS.TV - Pemerintah Uzbekistan merampungkan pembangunan ulang Kompleks Memorial Imam Bukhari di Samarkand, yang kini tampil megah dan modern. Presiden Shavkat Mirziyoyev langsung meninjau hasil pembangunan tersebut, yang disebut sebagai simbol kebangkitan “New Uzbekistan”.
Dalam siaran pers yang diterima Kompas.tv, Rabu (1/4/2026), revitalisasi ini dilakukan untuk menghormati sosok Imam Bukhari, ulama besar pengumpul hadis yang memiliki pengaruh besar di dunia Islam. Tak hanya menjadi tempat ziarah, kawasan ini juga dirancang sebagai pusat edukasi dan pengembangan spiritual.
Salah satu perubahan paling signifikan adalah kapasitas kunjungan. Jika sebelumnya kompleks ini hanya mampu menampung sekitar 12.000 peziarah per hari, kini kapasitasnya melonjak hingga 65.000 orang per hari.
Baca Juga: Fadli Bersinar, Indonesia Sabet 9 Medali di Kejuaraan Para Balap Sepeda Asia 2026
Pengembangan ini didukung infrastruktur modern di area seluas 15 hektare di sekitar kompleks, meliputi:
- Satu hotel bintang empat
- Dua hotel bintang tiga
- 22 guesthouse keluarga dengan total 176 tempat tidur
- Area parkir luas
- Jaringan komunikasi lengkap dan kawasan yang tertata rapi
Semua fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para peziarah dari berbagai negara.
Masjid Megah dan Museum Berbasis Teknologi
Kompleks yang kini membentang di area seluas 45 hektare ini menjadi salah satu ikon baru di Samarkand. Di dalamnya berdiri masjid besar dengan kapasitas hingga 10.000 jemaah, lengkap dengan bangunan administrasi dan aivan (serambi khas) bergaya nasional yang ditopang 154 pilar.
Daya tarik lainnya adalah museum modern yang terdiri dari sembilan paviliun. Dengan dukungan teknologi informasi, museum ini menghadirkan perjalanan hidup Imam Bukhari, kontribusinya dalam ilmu hadis, hingga sejarah Islam secara luas.
Pengunjung juga dapat mempelajari:
- Kisah 25 nabi dalam Al-Qur’an
- Silsilah Nabi Muhammad
- Kehidupan Rasulullah di Makkah dan Madinah
- Proses pengumpulan dan penulisan hadis
- Keindahan kompleks semakin diperkuat dengan 14 kubah biru dan empat menara setinggi 75 meter yang menjulang megah.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- imam bukhari
- samarkand uzbekistan
- sejarah islam
- wisata samarkand
- uzbekistan





