Farabi El Fouz: Program Makan Bergizi Gratis Efektif Percepat Penurunan Stunting

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang juga praktisi kesehatan, Farabi El Fouz, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di Jawa Barat.

Menurut Farabi, pendekatan berbasis pemenuhan gizi merupakan intervensi paling mendasar dan berdampak langsung terhadap kelompok rentan, seperti semua anak-anak termasuk anak bayi dibawah dua tahun dan ibu hamil. Ia menegaskan stunting tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan nutrisi yang memadai.

“Sebagai praktisi kesehatan, saya melihat program ini sangat relevan dan berbasis kebutuhan riil di lapangan. Program MBG adalah pengungkit yang efektif, karena langsung menyasar akar persoalan stunting, yaitu kekurangan asupan gizi,” ujar Farabi kepada Republika.co.id, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, dalam banyak kasus, stunting terjadi akibat kurangnya akses terhadap makanan bergizi dalam jangka waktu yang panjang. Karena itu, kehadiran program ini dinilai sebagai bentuk intervensi nyata yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebagai anggota Komisi V DPRD Jabar yang membidangi kesejahteraan rakyat, Farabi juga mendorong agar program ini diimplementasikan secara tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi serta kualitas makanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program ini harus didukung dengan pengawasan ketat dan kolaborasi lintas sektor, termasuk edukasi kepada masyarakat tentang pola makan sehat, sanitasi, dan pola asuh anak,” katanya.

Farabi menambahkan, jika dijalankan secara konsisten dan terintegrasi dengan program kesehatan lainnya, Program MBG berpotensi besar menjadi akselerator dalam mencapai target penurunan stunting nasional.

Ia pun optimistis, dengan komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, angka stunting dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penggeledahan KSOP di Kalimantan Ungkap Bukti Baru Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Profil Park Ji Hoon: dari Kedipan Mata Viral di Produce 101 hingga Kini Jadi Aktor Ternama
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Enam Pejabat Pelindo–APBS Hadapi Dakwaan Korupsi Pengerukan Kolam Tanjung Perak
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Inovasi Cerdas SDN 2 Ciganjeng Manfaatkan Lahan Parkir Jadi Kebun Anggur
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Munafri Tegaskan Komitmen Perbaikan LKPD 2025, Minta OPD Responsif
• 11 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.