MANADO, KOMPAS.TV - Aktivitas masyarakat di Kota Manado, Sulawesi Utara, sudah kembali normal pasca-gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Kamis (2/4/2026) pagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara Adolf Tamengkel menjelaskan, pemadaman listrik sempat terjadi setelah gempa mengguncang.
“Listrik sempat mati, ada gangguan fasilitas umum khususnya di Gedung KONI hall B yang sayap kirinya runtuh akibat gempa,” kata dia dalam Breaking News Kompas TV, Kamis.
Ia menambahkan, pihaknya masih mendata kerusakan akibat gempa, termasuk di sejumlah daerah lain di Sulawesi Utara.
Namun, di Kota Manado, ia menyebut secara umum layanan publik sudah berjalan normal, termasuk rumah sakit dan fasilitas pendidikan.
Baca Juga: Gempa M7,6 Guncang Bitung, 1 Orang Meninggal Dunia di Manado
“Tapi di Kota Manado fasilitas umum rata-rata aman semua,” kata dia.
“Fasilitas lainnya di Kota Manado sudah berjalan normal, tapi kita masih tetap waspada terus karena yang kita takutkan adalah gempa susulan yang bisa menimpa kapan saja. Apalagi kita ini di Sulawesi Utara garis panjang cukup panjang,” ungkapnya.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai potensi gempa susulan meski aktivitas sudah berjalan normal.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadinya gelombang tsunami kecil pasca-gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026) pukul 06.48 WITA atau 05.48 WIB.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bpbd sulawesi utara
- gempa manado
- gempa bitung
- gempa hari ini
- gempa sulawesi utara
- gempa maluku utara





