tvOnenews.com - Nama Max Verstappen belakangan mendapatkan sorotan setelah beredar isu jika dirinya kemungkinan pensiun di akhir musim F1 2026 karena kerap melontarkan kritik pedas pada regulasi baru F1 musim ini.
Spekulasi itu kian memanas setelah wawancara Max Verstappen dengan media Inggris, BBC Sport, yang memantik perhatian publik paddock.
"Itulah yang saya katakan. Saya memikirkan segala sesuatu di dalam paddock ini. Secara pribadi saya sangat senang. Anda juga menunggu 24 balapan. Kali ini 22," kata Max Verstappen.
- Oracle Red Bull Racing
Tapi biasanya 24. Dan kemudian Anda hanya berpikir apakah itu sepadan? Atau apakah saya lebih menikmati berada di rumah bersama keluarga saya? Lebih sering bertemu teman-teman saya ketika Anda tidak menikmati olahraga Anda?” lanjutnya.
Menanggapi kabar tersebut, kepala tim Red Bull yakni Laurent Mekies langsung angkat bicara.
Dengan tenang Laurent Mekies, langsung meredam spekulasi terkait kabar tersebut.
"Kami sama sekali tidak membahas aspek-aspek tersebut," kata Mekies.
"Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi saya yakin pada saat kami memberinya mobil yang cepat, dia akan menjadi Max yang jauh lebih bahagia," lanjutnya.
"Dan pada saat kami memberinya mobil yang dapat dia dorong dan gunakan untuk membuat perbedaan, dia juga akan menjadi Max yang lebih bahagia. Jadi, jujur saja, itulah 100% dari diskusi kami saat ini," tambahnya.
"Dan sesuai dengan peraturan, seperti yang Anda ketahui, peraturan tersebut memiliki beberapa aspek yang baik dan aspek yang lebih rumit. Dan sebagai olahraga, dengan tim lain, kami akan bertemu di jeda untuk melihat bagaimana kami dapat menyesuaikannya agar semuanya menjadi lebih baik.” tutup Mekies.
Pada gelaran F1 GP Jepang 2026, Max Verstappen finis kedelapan setelah tersingkir di Q2.
Ia kesulitan menyalip dan lama tertahan di belakang Pierre Gasly yang mengendarai Alpine.
Bahkan sepanjang akhir pekan, Verstappen mengeluhkan mobilnya yang disebut tidak dapat dikendalikan.
(akg)




