Emiten teknologi dan solusi digital, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), menorehkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025.
IDXChannel - Emiten teknologi dan solusi digital, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), menorehkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan hingga 4768 persen seiring ekspansi besar-besaran pada lini bisnis digitalnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025, Folago membukukan pendapatan neto sebesar Rp410,11 miliar, terkoreksi dari sebelumnya Rp841,59 miliar. Perubahan ini seiring dengan core bisnis perseroan yang bergeser dan memiliki tingkat efisiensi yang lebih baik saat ini.
Pendapatan ini berhasil dikonversi menjadi pertumbuhan laba yang sangat kuat. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat melonjak menjadi Rp25,30 miliar, jauh melampaui raihan tahun sebelumnya yang masih membukukan rugi Rp541,06 juta. Hal ini berdampak positif pada Laba Per Saham Dasar yang ikut terkerek naik menjadi Rp4,60 dari semula rugi per saham dasar Rp0,08.
Keberhasilan top line Folago didorong oleh diversifikasi pendapatan yang terfokus pada ekosistem digital. Produk digital menjadi kontributor utama dengan nilai mencapai Rp291,75 miliar atau menyumbang 71,14 persen dari total pendapatan. Jasa pemasaran digital menyumbang pendapatan sebesar Rp96,44 miliar. Komisi dan Iklan memberikan kontribusi gabungan sebesar Rp18,76 miliar. Dan peranti lunak IRS mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,16 miliar.
Beban pokok pendapatan terkontrol di angka Rp355,88 miliar dari sebelumnya Rp836,70 miliar, hal ini sejalan dengan pertumbuhan bisnis, Perseroan tetap mampu mengelola beban usaha secara terukur. Sehingga laba bruto naik 1007,73 persen jadi Rp54,23 miliar dari Rp4,89 miliar.
Beban umum dan administrasi perseroan di kontrol pada angka Rp18,57 miliar dari sebelumnya Rp4,94 miliar dan beban usaha lain-lain neto di angka Rp813 juta dari Rp1,19 miliar.
Hingga akhir Desember 2025, total aset Perseroan melonjak 115,19 persen menjadi Rp360,23 miliar dibandingkan periode 31 Desember 2024 yang hanya Rp167,40 miliar, didorong oleh penguatan posisi kas yang sangat masif.
Kas dan Bank, posisi kas Folago melesat tajam sebesar 3.950 persen menjadi Rp110,15 miliar dari sebelumnya hanya Rp2,72 miliar. Hal ini menandakan kondisi likuiditas yang sangat prima untuk mendukung rencana ekspansi di masa depan.
Liabilitas tercatat naik menjadi Rp44,87 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan utang usaha pihak ketiga sebesar Rp32,69 miliar seiring dengan meningkatnya volume operasional. Total ekuitas tumbuh 92,78 persen menjadi Rp315,36 miliar dari Rp163,58 miliar, memperlihatkan struktur permodalan yang sehat dengan Debt-to-Equity Ratio yang tetap terjaga rendah.
Capaian di tahun 2025 ini mengukuhkan posisi Folago sebagai pemain utama dalam industri digital nasional yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pendapatan yang agresif dan efisiensi yang menghasilkan profitabilitas tinggi.
Emiten yang sebelumnya bernama PT Aviana Sinar Abadi Tbk ini resmi diakuisisi oleh PT Matra Tri Abadi (MTA) pada Agustus 2025, menjadikannya pengendali baru dan mengubah nama perusahaan menjadi PT Folago Global Nusantara Tbk. Aksi ini diikuti dengan akuisisi dua perusahaan milik Baim Wong, PT Tiger Wong Internasional dan PT Jaya Gemilang Wong, guna memperkuat bisnis Multi Channel Networking (MCN) dan digital gift.
(Rahmat Fiansyah)





