Ketum Logis 08: Harga BBM Tak Naik Bukti Nyata Presiden Berpihak Kepentingan Rakyat

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo menyatakan keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan bukti nyata keberpihakan Presiden kepada kepentingan rakyat.

Menurutnya, langkah tersebut patut diapresiasi karena memberikan dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi, khususnya dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan global.

BACA JUGA: Logis 08 Minta APH Bantu Pemerintah Awasi Distribusi BBM dan Tindak Penimbun di Tengah Krisis Global

“Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM patut diapresiasi karena dapat membantu menjaga daya beli masyarakat,” ujar Anshar Ilo dalam keterangannya, Jumat (3/4).

Dia  menilai kebijakan tersebut menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang saat ini berdampak pada lonjakan harga energi di berbagai negara.

BACA JUGA: Ketum Logis 08 Apresiasi Sikap Pemerintah Batalkan Rencana Pembelajaran Daring Bagi Siswa

Di tengah kondisi tersebut, Indonesia justru mampu menjaga stabilitas harga BBM, yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Lebih lanjut, Anshar Ilo menegaskan bahwa langkah mempertahankan harga BBM merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

BACA JUGA: WFH Tak Cukup untuk Menghemat BBM, ASN Wajib Naik Transportasi Umum

Kebijakan ini dinilai mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, dari tekanan inflasi yang berpotensi meningkat.

“Mempertahankan harga BBM menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda,” tambahnya.

Dia juga menilai kebijakan stabilisasi harga BBM menjadi sinyal positif bagi publik bahwa pemerintah hadir dan responsif terhadap kekhawatiran masyarakat.

Terlebih, isu kenaikan harga energi sempat ramai diperbincangkan menjelang April, yang memicu kecemasan di berbagai kalangan.

Dengan kebijakan ini, Logis 08 berharap pemerintah terus konsisten menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan perlindungan sosial, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan optimistis menghadapi tantangan global ke depan.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karhutla Riau Belum Padam: Api Ancam Permukiman Bengkalis, Water Bombing Disiapkan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Ono Surono di Pusaran Suap Ijon Bekasi: Penggeledahan Berlanjut, KPK Bantah Intimidasi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Saat Desakan Usut Kasus Andrie Yunus Menggema di Tengah Aksi Kamisan ke-902
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Dump Truk di Koja Jakut
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pesawat Hercules Bawa Rp1 Triliun Jatuh, 30 Persen Uang Raib Dijarah
• 2 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.