Kekalahan ini semakin memperpanjang tren buruk Persija yang kini sudah tidak meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Dewa United dan Borneo FC.
Sementara itu, Bhayangkara FC semakin menunjukkan konsistensi dengan meraih kemenangan keenam berturut-turut. Jalannya pertandingan Persija membuka laga dengan luar biasa. Hanya 40 detik setelah kick-off bergulir, Rayhan Hannan langsung menghantam gawang Bhayangkara FC yang dikawal Aqil Savik.
Gol tersebut menjadi salah satu gol tercepat yang tercipta di Super League musim ini, mengingatkan publik pada gol kilat Mirza Mustafic ke gawang PSM Makassar pada Januari lalu.
Atas keunggulan itu, Persija tampil aktif menekan pertahanan Bhayangkara. Namun Macan Kemayoran kesulitan menciptakan peluang berbahaya secara konsisten untuk menambah keunggulan.
Peluang itu justru dimanfaatkan tuan rumah. Bhayangkara FC menyamakan kedudukan melalui gol pada menit ke-28 dan memaksa papan skor kembali seimbang 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Babak kedua baru berjalan lima menit ketika Persija langsung mendapat musibah. Jordi Amat menerima kartu kuning keduanya pada menit ke-49 dan harus meninggalkan lapangan lebih awal. Macan Kemayoran pun harus bermain dengan 10 pemain hingga akhir laga.
Pelatih Persija Mauricio Souza segera bereaksi dengan memasukkan gelandang bertahan Van Basty Sousa untuk mengamankan struktur permainan di tengah defisit pemain.
Di luar dugaan, kondisi kekurangan pemain justru tidak langsung meruntuhkan Persija. Pada menit ke-62, tendangan bebas Fabio Calonego meluncur deras dan tepat sasaran ke gawang Bhayangkara FC, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Persija.
Bhayangkara yang unggul jumlah pemain terus meningkatkan tekanan. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85 ketika Dendy Sulistyawan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat sebuah tendangan yang tak mampu dihalau kiper Persija, Cyrus Margono.
Di masa injury time, Bhayangkara FC memastikan kemenangan dramatis mereka. Umpan akurat I Putu Gede berhasil diterima Sidibe, yang kemudian lewat aksi briliannya melesatkan tendangan ke pojok mistar gawang.
Gol ketiga itu memicu perayaan meriah di Stadion Sumpah Pemuda. Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC.
Susunan pemain kedua tim:
Bhayangkara FC: Aqil Savik, Moises (Rizki Fauzi 73’), Sadiki, Vinicius Leonardo, Putu Gede, Ichsan (Yamamoto 63’), Wahyu Subo (Sulistyawan 74’), Frenky (Andika 54’), Henri, Mbarga, Sidibe.
Persija Jakarta: Cyrus Margono, Thales (Bruno Tubarao 64’), Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Dony Tri (Shayne 77’), Mota (Sousa 53’), Jordi Amat, Fabio Calonego, Rayhan Hannan, Allano (Ajaraie 76’), Gustavo (Runtukahu 54’).
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)





