Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai pemeriksaan maraton terhadap sejumlah travel haji yang diduga berkait kasus korupsi kuota haji tambahan. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan akan dilakukan mulai pekan ini.
"Dalam perkara ini, penyidik minggu depan juga akan mulai maraton melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di antaranya para PIHK dan pemeriksaan di antaranya dilakukan di Jakarta atau di Gedung KPK Merah Putih dan juga di beberapa daerah lainnya, bergantung dari lokasi para PIHK atau biro travel tersebut," kata Budi kepada awak media di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Advertisement
Berdasarkan daftar pemeriksaan yang dijadwalkan hari ini, ada lima biro travel haji yang dijadwalkan pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jakarta.
"Pertama, UI selaku Komisaris PT Gema Shafa Marwa Tours, kedua KCP selaku Manager Divisi Umrah dan Haji PT Abdi Ummat Wisata, ketiga AF selaku Manajer Operasional PT Adzikra, keempat AFN selaku General Manager PT Aero Globe Indonesia, kelima EM selaku Direktur Utama PT Afiz Nurul Qolbi," ungkap Budi.




