Penyelenggara Hajatan Tewas, Bupati Purwakarta: Percayakan Sepenuhnya kepada Kepolisian

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Proses pemakaman Dadang (58), korban penganiayaan di pesta pernikahan, berlangsung khidmat di TPU Kampung Cijelar, Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4/2026). Bupati Purwakarta akan menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk memperketat izin keramaian, termasuk hajatan pernikahan, khitanan, hingga kegiatan masyarakat lainnya. (Sumber: Tribun Jabar/Deanza Falevi)

PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein meminta semua pihak menyerahkan sepenuhnya penanganan dugaan penganiayaan yang menewaskan penyelenggara hajatan di daerahnya kepada pihak kepolisian.

Saepul menjelaskan, ia telah menerbitkan surat edaran (SE) untuk membatasi dan memperketat penerbitan izin keramaian di tempat hajatan di daerah tersebut.

"Hari ini saya mengeluarkan Surat Edaran untuk membatasi dan memperketat perizinan serta pengawasan izin keramaian di tempat hajatan," kata Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, di Purwakarta, Senin (6/4/2026), seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok, Keluarga Minta Pelaku Segera Ditangkap

Saepul menekankan, pengetatan izin tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjaga keselamatan masyarakat saat menyelenggarakan acara hajatan.

Ia juga menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya warga di kawasan Campaka tersebut dan meminta agar menyerahkan penanganan kasus itu kepada pihak kepolisian.

“Jangan pernah ragu, percayakan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan di tempat hajatan yang terjadi di Purwakarta kepada pihak kepolisian,” kata dia.

“Saya meyakini kepolisian akan menangani sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku," imbuhnya.

Sebagai informasi, sebelumnya seorang warga Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta bernama Dadang (57, tewas pada Sabtu (4/4/2026), usai dipukuli sejumlah pemuda yang diduga mabuk di tengah pesta pernikahan anaknya.

Peristiwa itu terjadi saat Dadang menggelar pesta pernikahan anaknya di rumah. Acara itu juga dimeriahkan dengan organ tunggal.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • pengeroyokan
  • bupati purwakarta
  • penyelenggara hajatan tewas
  • pemkab purwakarta
  • purwakarta
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Sekolah Keagamaan
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wajah Baru Timnas Futsal Indonesia Uji Mental di Piala AFF 2026
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet: Flashdisk Isi Video Disita Polda Banten
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Tawarkan Masuk Pasukan Elit Kopassus, TNI Gadungan Berpangkat Letkol Ditangkap di Brebes
• 57 menit lalutvonenews.com
thumb
Karhutla 500 Hektare Terbongkar, Polres Pelalawan Tangkap Pelaku Pembakar Lahan
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.