TNI-Polri Kerahkan 785 Personel Hadapi Aksi Massa Tolak Freeport dan Konflik Dogiyai

liputan6.com
17 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 785 personel gabungan TNI-Polri, didukung Satpol PP Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire, disiagakan untuk mengamankan rencana aksi massa yang menolak operasional PT Freeport Indonesia pada hari ini, Selasa (7/4/2026).

Kapolres Nabire Samuel D. Tatiratu mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan aksi demonstrasi dari Front Gerakan Rakyat yang menolak operasional PTFI sekaligus menuntut pengungkapan konflik di Dogiyai.

Advertisement

BACA JUGA: Produksi Tambang Grasberg Block Cave Freeport Ditargetkan Normal 2 Pekan Lagi

“Untuk memastikan kesiapan personel, hari ini kita selenggarakan apel untuk melihat kesiapan sarana prasarana dalam menghadapi dinamika penyampaian aspirasi besok,” tutur Samuel di Nabire, Senin, 6 April 2026, seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk aksi tersebut ditolak karena tidak memenuhi persyaratan formil, serta sikap penyelenggara yang dinilai tidak kooperatif.

Dalam surat pemberitahuan itu, koordinator lapangan menggunakan nama samaran sehingga tidak memiliki penanggung jawab yang jelas, serta tidak mencantumkan jumlah massa yang akan terlibat.

Meski demikian, aparat keamanan gabungan tetap mengambil langkah preventif maksimal dan memastikan pengawalan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat.

Namun, dalam pelaksanaannya, para pemuda dan mahasiswa dilarang melakukan aksi pawai jarak jauh atau long march.

“Bukan kami menolak penyampaian aspirasi masyarakat, tapi aspirasi harus disampaikan di tempat tujuan yang dicantumkan dalam surat mereka yaitu Kantor DPRP Papua Tengah,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Blokir TPSA Bangkonol Pandeglang: Sampah Acak-acakan, Timbulkan Bau
• 9 jam laludetik.com
thumb
AS Main Dua Arah? Trump Akui Kirim Senjata ke Demonstran Iran, Serangan Besar di Depan Mata
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
AI China dan Wajah Baru Otoritarianisme
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kota Hari Ini yang Membayar Hari Kemarin
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Doni Nugroho Ajukan Gugatan PKPU terhadap Promotor Now Playing Festival
• 12 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.