Respons Seskab soal Ucapan Saiful Mujani: Presiden Fokus Hal Besar

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ucapan pendiri SMRC Saiful Mujani soal menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto viral di media sosial. Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo fokus pada hal besar.

"Wah saya masih banyak sekali pekerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Gitu kira-kira," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Saiful Mujani turut menyinggung program pemerintah yang dinilai 'gentong babi' atau pork barrel politics di akun media sosial X-nya. Merespons postingan Saiful Mujani, Teddy mengatakan Prabowo fokus dengan hal yang besar.

"Apa lagi Bapak Presiden ngurusin hal besar. Lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis dan ya gitu," imbuhnya.

Baca juga: Penjelasan Saiful Mujani terkait Ucapan soal Prabowo: Tak Ada Kata 'Makar'

Video Saiful Mujani mengatakan jatuhkan Prabowo diketahui tengah ramai di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, Saiful Mujani berbicara soal menjatuhkan Prabowo untuk menyelamatkan bangsa.

"Saya alternatifnya bukan, bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu. Kalau nasehati Prabowo nggak bisa juga, bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," kata Saiful Mujani dalam video viral seperti dilihat, Minggu (5/4).

Saiful Mujani pun buka suara usai pernyataan dirinya viral di media sosial. Saiful Mujani menyebut ungkapan tersebut menyikapi pernyataan Prabowo yang ingin pengamat ditertibkan.

"Pernyataan saya di acara halalbihalal dengan tema halalbihalal pengamat yang mau ditertibkan. Saya bicara pada bagian akhir, penutup. Sebelumnya beberapa teman sudah bicara seperti Ubaidillah Badrun, Doktor Sukidi, Romo Setyo, Ferry Amsari, Islah Bahrawi dan lain-lain. Semuanya memberikan pandangan evaluatif terhadap kinerja presiden yang sudah bekerja lebih dari satu tahun," kata Saiful Mujani dikonfirmasi.

"Secara khusus memberikan tekanan pada ancaman terhadap aktivis dan pengamat pasca pernyataan prabowo yang akan menertibkan pengamat sesuai dengan data intelegen yang dia punya sebagai presiden," tambahnya.

Saiful Mujani mengatakan pernyataan dalam video itu merupakan sikap politik sebagai warga negara, akademisi atau ahli ilmu politik. Saiful Mujani mengatakan kebebasan berpendapat dilindungi oleh UUD 1945.

"Termasuk pernyataan sikap saya bahwa Presiden Prabowo harus diturunkan sebagai jawaban atas kondisi politik kebangsaan akumulatif di bawah kepemimpinannya," kata Mujani.

Baca juga: Fahri Hamzah Kritik Ucapan Saiful Mujani 'Jatuhkan Prabowo': Introspeksi Lah

Ia menekankan tak ada kata makar dalam pernyataan yang disampaikan. Ia menilai bisa saja pihak yang menuding makar tersebut salah paham.

"Tidak ada kata 'makar' dalam pernyataan sikap saya, yang ada adalah ekspresi kebebasan berbicara, berpendapat dan berkumpul saya dengan teman-teman yang hadir. Semua itu adalah hak politik kami sebagai warga negara, dijamin UUD. Kata makar digunakan okeh staf KSP yang diposting di medsos. mungkin salah paham atau tidak mengerti hak-hak politik warga negara. Makar itu bahasa hukum," katanya.




(rfs/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASN Jateng Tanggapi Anjuran Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Hemat Energi
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Feri Amsari Jelaskan Latar Belakang Pernyataan Saiful Mujani soal Impeachment
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Barang Unik High-end, Gimmick Marketing?
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sejumlah Tokoh Nasional Serukan Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Jangan Tertipu! Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 Beredar Lagi, Kini Berlatar Dapur
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.