Olah TKP, Polisi Ungkap 4 Pekerja Tewas di Proyek Bangunan TB Simatupang Tak Pakai APD

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang dilakukan Senin (6/4/2026).

Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Indra Darmawan mengatakan, hasil pemeriksaan di TKP, para pekerja yang tewas diketahui tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan TKP, olah TKP pertama dari anggota piket yang menangani itu, pada saat kejadian di TKP para pekerja tersebut tidak menggunakan alat pelindung diri atau APD,” kata Indra, kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Indra menerangkan, mengenai ada atau tidaknya kelalaian dalam peristiwa ini, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“(Terkait unsur tindak pidana atau kelalaian ataupun murni kecelakaan kerja) Sementara untuk itu masih kami dalami,” ucapnya.

Untuk diketahui, Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban meninggal dunia ada empat orang berinisial YN (32), M (62), TS (63), dan MF (19). Keempatnya merupakan warga Jawa Barat,” kata Nurma, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Nurma menerangkan, keempatnya diduga meninggal dunia usai terjatuh ke dalam lubang geloteng saat bekerja. Adapun kronologi menurut saksi yang juga pekerja di proyek tersebut, insiden ini bermula saat mandor memerintah pekerja bangunan untuk menguras tempat Geloteng (Penampungan air bersih) yang berada di basement. 

“Kemudian pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety,” ujar Nurma.

Sementara itu, rekan kerja korban ikut terjatuh kedalam gelonteng dan mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban yang berada dalam gelonteng. 

“Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas dan engab di sekitar geloteng. Atas peristiwa ini sebanyak tiga pekerja lainnya juga mengalami sesak nafas,” ungkap Nurma. (Ars)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Aslinya: Rugi Tenaga, Rugi Waktu!
• 7 jam laludisway.id
thumb
B50 Berlaku 1 Juli 2026, Airlangga: Bisa Hemat Subsidi Rp48 Triliun!
• 51 menit lalubisnis.com
thumb
Grab Luncurkan 13 Fitur AI di GrabX 2026, Siap Jadi Asisten Pintar Sehari-hari untuk Semua Kalangan
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo: PBB Sudah Ramalkan Krisis Dunia, Saya Perjuangkan Belasan Tahun
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Tiket Pesawat Naik, ASTINDO: Kami Sudah Lakukan Persiapan Sejak Tahun Lalu
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.