Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan seorang pria diduga preman menghancurkan mangkuk milik pedagang bubur viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/4).
Berdasarkan narasi yang beredar, pelaku diduga mengamuk lantaran tidak diberikan uang jatah bulanan sebesar Rp 100 ribu.
Dalam rekaman video, terlihat pelaku mengambil tumpukan mangkuk dari gerobak pedagang dan membawanya ke atas trotoar. Ia kemudian membanting mangkuk-mangkuk tersebut hingga hancur berkeping-keping di depan sang pedagang.
Terkait hal ini, Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, memastikan bahwa ada tiga pelaku yang sudah ditangkap.
"Piket reskrim telah mengambil keterangan korban dan melakukan koordinasi dengan pak RW, kemudian berhasil membawa pelaku berjumlah 3 orang bernama TDT (26), DA (36), dan OP (36) warga Kampung Bali," kata Dhimas kepada wartawan, Jumat (10/4).
Dhimas menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.40 WIB. Berdasarkan laporan masyarakat, para pelaku diduga melakukan tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan.
Berbeda dengan narasi di media sosial yang menyebut angka Rp 100 ribu, polisi mengungkap para pelaku meminta nominal yang lebih besar disertai ancaman senjata tajam.
"Pelapor sedang dagang bubur di TKP dan datang 3 orang pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp 300 ribu, sambil mengancam akan menusuk apabila tidak di berikan," terang Dhimas.
Positif Gunakan Sabu
Saat penangkapan, polisi turut menyita barang bukti berupa senjata tajam. Selain itu, para pelaku juga diketahui positif menggunakan sabu.
"Pelaku juga telah dilakukan cek urine dengan hasil ketiganya positif metamphetamine [sabu]," pungkas Dhimas.
Saat ini pelaku telah dibawa oleh Polsek Tanah Abang untuk pemeriksaan.





