Penyaluran KPR subsidi BRI jangkau 125 ribu debitur per Maret 2026

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi per posisi Maret 2026 telah mencapai Rp17,13 triliun kepada lebih dari 125 ribu debitur.

Perseroan menyampaikan, penyaluran ini akan terus bertambah sebagai bagian dari komitmen dalam menyediakan akses hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa BRI terus memperkuat dukungannya terhadap program perumahan nasional melalui penyaluran KPR subsidi.

Penyaluran ini, ujar dia, memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendorong tumbuhnya berbagai sektor usaha yang berkembang di sekitar kawasan hunian.

“Penyaluran KPR subsidi mencerminkan komitmen BRI dalam memperluas akses perumahan bagi masyarakat,” tutur Aris.

BRI memandang pembiayaan perumahan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

“Melalui langkah ini, BRI berupaya menghadirkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian,” kata Aris.

Selain membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, perseroan memandang bahwa pembangunan kawasan perumahan juga memberikan dampak ekonomi yang luas.

Aktivitas ini mendorong pertumbuhan berbagai sektor pendukung, mulai dari sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tenaga kerja hingga logistik serta peluang usaha bagi pelaku UMKM yang berkembang di sekitar kawasan perumahan.

Aris menegaskan bahwa jaringan BRI yang tersebar luas menjadi fondasi strategis dalam memperluas jangkauan pembiayaan perumahan ke berbagai wilayah.

“Didukung jaringan yang luas dan terintegrasi, BRI akan terus mengoptimalkan penyaluran pembiayaan perumahan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah. Upaya ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pembiayaan sekaligus memastikan akses yang lebih merata di berbagai daerah,” tutup Aris.



Baca juga: BTN: Penyaluran KPP capai Rp2,17 T per Maret, jangkau 3.291 debitur

Baca juga: SMF: Pendanaan rumah subsidi tetap terjaga di tengah ketidakpastian

Baca juga: BCA bidik penyaluran KPR tumbuh hingga 7 persen pada 2026


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DTSEN Diperbarui Tiap 3 Bulan agar Bansos dan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Gish Gallop dan Terdistorsinya Cara Masyarakat Menilai Kebenaran di Media Sosial
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Sebut Paus Leo Lemah, Jawaban Sang Paus Bikin Dunia Kaget
• 10 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Eks Direktur Pertamina Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Korupsi LNG
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Gus Ipul Ingatkan Pemda Sekolah Rakyat Tak Membuka Pendaftaran Siswa
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.