JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Sosial (Kemensos) telah memulai proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Triwulan II (April-Juni) 2026 sejak 10 April.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjadikan percepatan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai landasan eksekusi jadwal pencairan.
Skema pendistribusian dana melibatkan jaringan bank Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Pemerintah menerapkan sistem transfer bergelombang, sehingga uang masuk ke rekening sasaran pada hari yang berbeda.
Pemajuan jadwal ini memberikan Kemensos durasi ekstra untuk mendongkrak persentase serapan dana.
Baca Juga: BPS: 11.000 KPM dari Desil 5 ke Atas Tercatat Masih Terima Bansos
Pada periode Januari-Maret 2026, Kemensos membukukan realisasi transfer PKH dan BPNT di angka 96 persen.
"Biasanya data (DTSEN) itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan I, triwulan II, dan triwulan III. Tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya," ujar Gus Ipul dalam siaran Kemensos.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT lewat HpSistem pangkalan data Kemensos memfasilitasi pengecekan status penerima bantuan secara daring. Berikut tahapannya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di hp.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom pencarian.
- Ketik deretan huruf kode yang tampil di layar.
- Klik tombol refresh jika huruf kode tidak terbaca.
- Tekan tombol "Cari Data".
Pemerintah menetapkan nominal bansos BPNT sebesar Rp600.000 per kuartal, hasil kalkulasi dari alokasi Rp200.000 per bulan.
Sementara untuk bansos PKH, Kemensos menerapkan delapan kategori sasaran dengan rincian pencairan per triwulan meliputi:
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bansos cair
- kemensos
- cek bansos
- cara cek bansos
- PKH April 2026
- BPNT April 2026





