Sepasang suami istri dari Kanada datang ke Taiwan tahun ini untuk melakukan perjalanan keliling pulau dengan sepeda. Di tengah perjalanan, seekor anjing liar langsung merasa cocok dengan mereka dan terus mengikuti sejauh belasan kilometer. Ternyata, anjing tersebut “memilih” pasangan itu sebagai tuannya dan meminta untuk diadopsi. Akhir ceritanya sangat menghangatkan hati
EtIndonesia. Pasutri ini tiba di Taiwan pada pertengahan Februari dan mulai bersepeda mengelilingi pulau.
Pada Maret, dua hari sebelum jadwal mereka pulang, mereka bertemu seekor anjing liar berwarna hitam di Taroko. Tak disangka, anjing itu langsung menganggap mereka sebagai pemiliknya dan terus mengikuti mereka berlari sejauh belasan kilometer hingga ke Hualien.
Melihat kegigihan anjing tersebut, sang pria merasa tidak tega membiarkannya terus berlari sejauh itu. Ia kemudian memasukkan anjing itu ke dalam jaketnya dan membawanya sambil bersepeda hingga ke Yilan.
Setelah itu, mereka bahkan secara khusus mencari toko perlengkapan hewan peliharaan untuk membeli tas khusus anjing.
Akhirnya, pasangan ini memutuskan untuk mengadopsi anjing yang mereka temui secara kebetulan tersebut. Mereka menghubungi lembaga amal setempat dan menyelesaikan proses adopsi serta karantina untuk keluar masuk negara.
Anjing campuran (mix breed) berusia lebih dari satu tahun itu akhirnya dibawa ke Kanada dan memulai kehidupan baru yang bahagia bersama pemilik barunya.
Untuk mengenang pertemuan yang tidak biasa ini, pasangan tersebut memutuskan memberi nama anjing itu “Taroko”. (Hui)





