Tindak Lanjuti Video Viral Keluhan Pasien, Bupati Zukri Sidak RSUD Selasih,Tidak Boleh Ada Diskriminasi Pasien BPJS

realita.co
10 jam lalu
Cover Berita

PANGKALAN KERINCI PELALAWAN– Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.M., M.M. melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Selasih pada Selasa, 14 April 2026. Sidak ini merupakan tindak lanjut atas viralnya keluhan pasien terkait pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang diduga tidak optimal karena menggunakan BPJS Kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten I Zulkifli, S.Ag., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Asril, Direktur RSUD Selasih, serta sejumlah kepala OPD terkait. Bupati langsung menemui tenaga kesehatan yang bertugas saat kejadian untuk mendapatkan klarifikasi.

Baca juga: Jaringan Kabel Bawah Laut Sokoi-Pulau Mendol 50 Persen, Target Akhir Mei 2026 Listrik Beroperasi 24 Jam 

Bupati Zukri menegaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan di RSUD Selasih, baik terhadap pasien umum maupun pasien pengguna BPJS Kesehatan.

“Kedepannya, pelayanan di RSUD Selasih harus lebih baik. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan, baik pasien umum maupun pasien BPJS. Jika pasien sudah berada di RSUD, tidak boleh lagi dirujuk kembali ke Puskesmas,” tegasnya.fir


Bupati juga menekankan pentingnya peran aktif manajemen rumah sakit dalam berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan lainnya agar pasien tidak mengalami kesulitan.

“Manajemen harus aktif berkoordinasi dan berkomunikasi dengan fasilitas kesehatan terdekat. Jangan sampai pasien yang dalam kondisi sakit harus bolak-balik ke beberapa fasilitas kesehatan,” tambahnya.

Baca juga: Kapolres Pelalawan Tinjau Pospam dan Posyan Ops Ketupat LK 2026: Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat


Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) dan pengobatan gratis sejak tahun 2023. Layanan kesehatan gratis kini tidak hanya tersedia di fasilitas kesehatan, tetapi juga telah menjangkau hingga ke tingkat desa melalui peran bidan desa.

“Pemerintah daerah telah memfasilitasi bidan desa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis seperti gula darah, asam urat, tekanan darah, hingga kolesterol,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Pelalawan juga menghadirkan layanan khusus bagi kelompok rentan melalui program “Santun Lansia”. Dalam program ini, tenaga kesehatan secara aktif mendatangi rumah warga lanjut usia untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Baca juga: Perdana Dan Sejarah di Riau, Wabup Pelalawan Peduli Insan Pers Menjelang Idul Fitri.

Di akhir keterangannya, Bupati Zukri menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.

“Pelayanan kesehatan adalah hak masyarakat. Jika masih ada yang tidak terlayani dengan baik, itu menjadi tanggung jawab kami bersama untuk segera memperbaikinya,” tutupnya.(MMD)

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantu Si Kecil Lebih Interaktif dalam Aktivitas Lewat Mainan Toys Kingdom
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Kematian Bripda Natanael, Kompolnas Desak Pengawasan Ketat di Internal Polri
• 10 jam lalukompas.com
thumb
KPK Usut Dugaan Bupati Tulungagung Peras Kepala Sekolah hingga Camat
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Kejari Surabaya Setop Penyelidikan Puncak CBD Wiyung, Dugaan Korupsi Mentok di Ranah Perdata
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Produksi Senjata Nuklir Korut dalam Sorotan PBB
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.