Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 16 embarkasi haji.
IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 16 embarkasi haji dengan tambahan bandar udara (bandara) yakni di Cipondoh, Tangerang, dan Yogyakarta.
"Yogyakarta ini agak istimewa sesuai dengan Daerah Istimewa, jadi Yogyakarta ini kita tidak menggunakan asrama haji tapi kita menggunakan hotel yang ada di dekat bandara,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Irfan menerangkan, untuk tiga bandara di Cipondoh, Tangerang, dan Yogyakarta tersebut merupakan pilot project pembentukan embarkasi tanpa memanfaatkan asrama haji.
“Ini pilot project kita bagaimana kita berupaya mencoba menggunakan pembentukan embarkasi tanpa memiliki asrama haji. Sudah berproses karena sudah beberapa kali kita simulasikan,” ujar dia.
Selain itu, untuk fast track atau pemeriksaan imigrasi, terdapat di empat bandara, yakni Soekarno Hatta Cengkareng, Adi Soemarmo Solo, Juanda Surabaya, dan Sultan Hasanuddin Makassar.
“Sehingga, begitu tiba di Saudi, jamaah itu bisa langsung keluar bandara langsung menuju busnya masing-masing tanpa pemeriksaan lagi di bandara. Keberangkatan petugas tadi tim pendahulu tanggal 13 April 2026 sudah berangkat tim advance-nya,” kata dia.
Sebelumnya, Irfan menuturkan, keberangkatan kloter pertama jamaah haji Indonesia akan dimulai 22 April 2026. Sedangkan kloter terakhir diberangkatkan pada 21 Mei 2026.
“Kemudian keberangkatan jamaah dan petugas. Operasional penyelenggaraan haji tahun 2026 dimulai pada tanggal 21 April 2026 dengan jamaah haji gelombang pertama masuk asrama haji. Keberangkatan diharapkan tanggal 22 April sampai dengan kloter terakhir 21 Mei,” kata Irfan.
Sedangkan untuk puncak haji, kata dia, diperkirakan pada 25-26 Mei 2026. Setelahnya dilanjutkan dengan pemulangan jamaah haji yang dimulai 1 Juni 2026.
(Dhera Arizona)





