Grid.ID – Pemandangan tak biasa terlihat di Pengadilan Militer Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026). Aktris Zaskia Adya Mecca tampak memboyong anak-anaknya ke ruang sidang.
Bukan tanpa alasan, kehadiran mereka adalah untuk mendampingi sang kakak, Kala Madali, yang harus bersaksi dalam kasus penganiayaan asisten keluarga mereka, Faisal.
Bagi Zaskia, momen ini bukan sekadar urusan hukum, melainkan sebuah "ruang kelas" nyata bagi anak-anaknya untuk belajar tentang kehidupan, tanggung jawab, dan keadilan.
Zaskia mengungkapkan bahwa ia sengaja melibatkan saudara-saudara Kala dalam proses persidangan ini. Ia ingin anak-anaknya melihat langsung bagaimana satu tindakan salah di jalan raya bisa berujung pada konsekuensi hukum yang sangat besar.
"Buat aku ini jadi satu hal yang baru, pelajaran juga buat semua anak-anak aku. Biar mereka tahu efek dari satu hal bisa sebesar apa gitu," ujar Zaskia Adya Mecca saat ditemui sebelum sidang.
Dengan melihat langsung proses di pengadilan, Zaskia berharap anak-anaknya paham bahwa setiap emosi yang tidak terkontrol atau pelanggaran aturan memiliki dampak panjang yang melibatkan banyak orang.
Pelajaran terpenting yang diberikan Zaskia hari itu adalah soal kejujuran. Di hadapan anak-anaknya, ia menegaskan bahwa menjadi saksi bukan berarti membela secara buta, melainkan menyampaikan kebenaran yang presisi.
Zaskia mengaku tidak memberikan arahan atau briefing jawaban kepada Kala. Ia hanya memberikan satu prinsip moral yang kuat.
"Aku cuma bilang, jawab sejujur-jujurnya. Kalau kamu melebih-lebihkan berarti kamu jadi zalim sama tersangkanya. Kalau dikurang-kurangin jadinya nggak adil," tegasnya.
Pesan ini menjadi pendidikan karakter yang sangat kuat bagi anak-anaknya: bahwa keadilan harus ditegakkan untuk siapa pun, bahkan terhadap orang yang telah menyakiti mereka sekalipun.
Keluarga Sebagai Support System Utama
Selain soal edukasi hukum, Zaskia ingin memupuk rasa solidaritas antar sesama anaknya. Mengingat Kala sempat mengalami trauma dan tremor (gemetar) usai menyaksikan asistennya dianiaya secara brutal, kehadiran adik dan kakaknya dianggap sebagai obat penenang paling efektif.
"Aku pengen keluargaku tuh terbiasa ketika ada satu hal yang membutuhkan, semua hadir untuk menemani ya. Makanya hari ini kakaknya ikut, adiknya juga ikut nemenin," jelas istri Hanung Bramantyo tersebut.
Zaskia juga ingin mengedukasi anak-anaknya bahwa pengadilan bukanlah tempat yang menakutkan jika kita berada di pihak yang benar. Ia memuji keramahan petugas dan hakim yang membuat suasana sidang menjadi nyaman bagi anak di bawah umur.
"Jadi nggak usah takut ruang sidang karena petugas di sini semuanya ramah, semuanya bikin kita nyaman berada di sini. Jadi aku yakin ini lingkungan yang baik juga buat anak-anak," pungkasnya.
Kasus ini sendiri bermula dari aksi arogan seorang oknum anggota TNI yang melawan arus di jalan raya dan melakukan penganiayaan terhadap asisten Zaskia di depan mata Kala Madali. Kini, melalui proses persidangan, Zaskia berharap keadilan bisa tercapai sambil memberikan pelajaran hidup bagi anak-anaknya.(*)
Artikel Asli




