HARIAN FAJAR, JAKARTA – Cesc Fabregas menolak tawaran untuk arsitekii timnas Italia. Padahal namanya tengah mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Gennaro Gattuso yang baru saja mundur. Pelatih berusia 38 tahun ini memilih setia di Como 1907 atau isyarat gabung Arsenal gantikan Mikel Arteta di Arsenal?
Fabregas menjadi sorotan setelah berhasil membawa Como 1907 finis di peringkat ke-10 pada musim pertama promosi dan kini menembus persaingan empat besar Serie A. Keberhasilannya ini memicu spekulasi bahwa ia layak menggantikan posisi pelatih Gli Azzurri yang kosong pasca kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Namun, Fabregas dengan tegas menyampaikan bahwa melatih klub memberinya tantangan lebih besar dibandingkan menangani tim nasional. “Mungkin suatu hari nanti,” katanya dalam acara penghargaan Enzo Bearzot di Roma, “Untuk saat ini, saya terlalu terikat dengan peran sebagai pelatih; saya harus berada di lapangan setiap hari.”
“Menjadi pelatih tim nasional saat ini akan terasa membosankan bagi saya karena ada terlalu banyak waktu luang,” tambahnya.
Proyek Jangka Panjang di ComoFabregas mengakui bahwa pandangannya terhadap melatih tim nasional mungkin berubah seiring waktu. “Di masa depan, ketika saya sudah lebih tua, siapa tahu,” jelasnya. Namun untuk sekarang, ia sepenuhnya fokus mengembangkan skuad asuhannya yang dipimpin oleh Nico Paz.
Manajemen Como 1907 telah mengamankan Fabregas dengan kontrak hingga Juni 2028, sejalan dengan ambisi klub untuk terus bersaing di papan atas dan menembus Liga Champions musim depan.
Dukungan Presiden Como dan Minat Klub BesarPresiden Como, Mirwan Suwarso, secara terbuka mengakui kapasitas Fabregas yang sudah layak untuk level tertinggi. “Cesc memang sangat penting bagi kami, tetapi akan bodoh jika kami tidak berpikir bahwa suatu hari nanti dia bisa pergi ke Arsenal, Barcelona, atau Chelsea,” beber Mirwan.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Jika dia terus menang bersama kami atau setidaknya meraih kesuksesan, meskipun saya tidak bisa berbicara mewakili dirinya, saya percaya dia bisa memiliki mimpi yang lebih besar.”
Media Spanyol, Mundo Deportivo, melaporkan bahwa manajemen Arsenal mulai melirik Fabregas sebagai solusi masa depan. Fabregas sendiri bukan sosok asing bagi publik Emirates setelah menghabiskan delapan tahun sebagai pemain kesayangan Arsene Wenger sebelum melanjutkan kariernya di Barcelona dan Chelsea.





