Teheran (ANTARA) - Iran akan memutuskan putaran perundingan selanjutnya dengan Amerika Serikat (AS) setelah kunjungan delegasi Pakistan ke Teheran, menurut laporan kantor berita Iran Tasnim, mengutip seorang sumber.
Pada Rabu (15/4), militer Pakistan mengatakan bahwa delegasi Pakistan, yang bertindak sebagai mediator dalam perundingan Iran-AS, telah tiba di Teheran, dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir.
Laporan pada Rabu itu menyebutkan bahwa gencatan senjata di Lebanon akan menjadi sinyal positif bagi Iran untuk mengadakan putaran perundingan baru dengan AS, tetapi Washington harus mematuhi "kerangka negosiasi yang wajar."
Pada 1Sabtu (11/4), Iran dan AS memulai perundingan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa dia telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.
Pada Ahad (12/4), Pemimpin delegasi perundingan AS, Wakil Presiden J.D. Vance, mengumumkan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi sehingga delegasi AS kembali ke negaranya tanpa membawa hasil kesepakatan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Trump sebut program nuklir Iran jadi ganjalan dalam perundingan
Baca juga: JD Vance mungkin pimpin lagi AS dalam negosiasi kedua dengan Iran
Pada Rabu (15/4), militer Pakistan mengatakan bahwa delegasi Pakistan, yang bertindak sebagai mediator dalam perundingan Iran-AS, telah tiba di Teheran, dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir.
Laporan pada Rabu itu menyebutkan bahwa gencatan senjata di Lebanon akan menjadi sinyal positif bagi Iran untuk mengadakan putaran perundingan baru dengan AS, tetapi Washington harus mematuhi "kerangka negosiasi yang wajar."
Pada 1Sabtu (11/4), Iran dan AS memulai perundingan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa dia telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.
Pada Ahad (12/4), Pemimpin delegasi perundingan AS, Wakil Presiden J.D. Vance, mengumumkan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi sehingga delegasi AS kembali ke negaranya tanpa membawa hasil kesepakatan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Trump sebut program nuklir Iran jadi ganjalan dalam perundingan
Baca juga: JD Vance mungkin pimpin lagi AS dalam negosiasi kedua dengan Iran





