Kasus Bayi Nyaris Dibawa Orang di RSHS Bandung, Sang Ibu Laporkan Perawat ke Polisi

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Kasus Bayi Nyaris Dibawa Orang di RSHS Bandung, Sang Ibu Laporkan Perawat ke PolisiNasional | inews | Jum'at, 17 April 2026 - 19:42

BANDUNG, iNews.id - Kasus bayi nyaris dibawa orang tak dikenal (OTK) di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memasuki babak baru. Sang ibu, Nina Saleha, resmi melaporkan perawat berinisial N ke Polda Jawa Barat atas dugaan tindak pidana penculikan.

Laporan tersebut telah teregister di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/B/684/4/2026/SPKT Polda Jabar. Perawat itu diduga menyerahkan bayi kepada orang yang tidak dikenal.

Kuasa hukum Nina, Mira Widyawati, membenarkan pelaporan tersebut.

“Ibu Nina Saleha berniat membuat laporan polisi dengan terlapor suster N,” ujar Mira dikutip dari iNews Bandung Raya, Jumat (17/4/2026).

Langkah hukum ini diambil setelah somasi yang dilayangkan kepada pihak rumah sakit pada 13 April 2026 tidak mendapat tanggapan hingga batas waktu berakhir. Meski sempat ada komunikasi dari pihak RSHS Bandung, Nina menilai respons tersebut belum memuaskan karena hanya berisi permohonan maaf tanpa kejelasan tindak lanjut.

Baca Juga:KPNAS Dukung Program PSEL untuk Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Nasional

Sebelum melapor, Nina juga telah berkonsultasi dengan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jabar.

Nina berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Dia mendesak agar rekaman CCTV di rumah sakit dibuka serta seluruh petugas yang berjaga saat kejadian diperiksa.

“Saya ingin semuanya dihadirkan, suster dan satpam, lalu lihat CCTV. Biar jelas kebenarannya,” kata Nina.

Peristiwa ini terjadi pada 8 April 2026 saat Nina menunggu bayinya selesai dimandikan oleh pihak rumah sakit. Saat itu, dia sempat berbincang dengan seorang wanita yang juga berada di ruang tunggu.

Karena proses menunggu cukup lama, Nina sempat turun ke kantin. Namun dia segera kembali karena merasa tidak tenang.

Setiba di ruang tunggu, Nina terkejut melihat bayinya sudah berada dalam gendongan wanita yang sebelumnya dia temui. Wanita tersebut bahkan hendak membawa bayi keluar dari area rumah sakit.

Baca Juga:Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Saat ditegur, wanita itu mengaku bayi diberikan oleh seorang perawat. Lebih mengejutkan, gelang identitas bayi diketahui telah digunting. Ketika dimintai penjelasan, perawat tersebut tidak mampu memberikan alasan yang jelas terkait tindakan tersebut. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Dugaan pelanggaran mengacu pada Pasal 450 dan Pasal 452 KUHP.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seruan Saiful Mujani Berujung Laporan, Benarkah Mengarah ke Makar? | ROSI
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Regulasi Vape Direncanakan Mulai Berlaku Juli 2026, Pengguna Usia di Bawah 21 Tahun Dilarang
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG Terima Kunjungan Edukatif Siswa SMPIT An-Nahl
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Minggu Kedua WFH, Aktivitas di Balai Kota Jakarta Lengang
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siap-siap Harga Pertamax Cs Bakal Berubah, Ini Sinyal dari Bahlil
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.