Surabaya Samator mengakhiri Final Four Proliga 2026 dengan mengalahkan Jakarta Garuda Jaya 3-1 (25-27, 25-21, 25-22, 25-21) pada Sabtu (18/4/2026) di GOR Jatidiri, Semarang.
Meski laga ini tidak lagi menentukan posisi klasemen, duel kedua tim tetap berlangsung sengit sejak set pertama. Samator sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan mengamankan poin penuh.
Pada set pembuka, pertandingan berjalan ketat dengan skor imbang sejak awal. Surabaya Samator yang mengandalkan Lyvan Taboada dan Jordan Michael harus menghadapi perlawanan solid dari duet Dawuda dan Fauzan Nibras di kubu Garuda Jaya.
Garuda Jaya sempat unggul 16-14, namun Samator mampu membalikkan keadaan menjadi 18-17 usai instruksi pelatih Rodolfo Sanchez saat time out. Drama terjadi di akhir set ketika skor imbang 24-24. Garuda Jaya akhirnya merebut set pertama dengan skor 27-25.
Memasuki set kedua, Samator mulai menemukan ritme permainan. Setelah sempat imbang 6-6, mereka menjauh hingga 16-12. Tekanan bertubi-tubi dari Garuda Jaya tidak mampu menggoyahkan konsistensi Samator yang akhirnya menutup set ini dengan kemenangan 25-21 dan menyamakan skor menjadi 1-1.
Pertarungan kembali berjalan ketat di awal set ketiga dengan skor 9-9. Momentum berbalik ke Samator setelah sejumlah kesalahan dari lawan, termasuk pukulan Fauzan Nibras yang keluar. Samator memimpin 14-10 dan terus menjaga keunggulan hingga menutup set dengan skor 25-22.
Pada set keempat, Garuda Jaya berusaha bangkit dan sempat menyamakan skor 12-12. Namun Samator kembali mengambil alih kendali permainan dan unggul 16-14. Upaya pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, yang mengambil dua kali time out tidak mampu menghentikan laju Samator.
Momen penting terjadi di penghujung laga ketika Samator memasukkan Rama Fauzan, pemain yang baru pulih dari cedera. Kehadirannya memberi energi tambahan bagi tim hingga akhirnya memastikan kemenangan 25-21 di set keempat.
“Set kedua anak-anak sudah menemukan titik balik. Mereka tampil tenang dengan fighting spirit yang menyala dan akhirnya mampu menguasai pertandingan,” ujar Sigit Ari Widodo asisten pelatih Samator.
Ia menegaskan kemenangan ini memiliki makna lebih dari sekadar tambahan poin. Setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi, Samator menjadikan laga ini sebagai ajang pembuktian kualitas tim. (saf/faz)




