Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri acara halalbihalal yang diselenggarakan Ikatan Orangtua Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 19 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengaku merasa terhormat dapat hadir, mengingat dirinya merupakan alumni ITB yang pernah merasakan langsung manfaat beasiswa dari Ikatan Orangtua Mahasiswa.
Ia menuturkan, beasiswa tersebut membantunya menyelesaikan studi di jurusan Teknik Pertambangan.
“Saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar ini karena dulu juga penerima beasiswa,”kata Pramono dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 April 2026.
Pramono juga mengenang masa aktifnya sebagai mahasiswa. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang, Ketua Senat Mahasiswa Tambang, hingga Ketua Dewan Mahasiswa ITB. Ia bahkan mengingat pengalaman bermusik dengan alat kecimpling serta menyanyikan lagu “Erika” yang saat itu menjadi simbol kritik mahasiswa terhadap pemerintah.
“Dulu lagu itu menjadi bagian dari ekspresi mahasiswa. Bahkan dalam pementasannya ada yang menirukan pidato Presiden saat itu,” kenangnya.
Sebagai Gubernur, Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pendidikan di Jakarta. Salah satunya melalui Kartu Jakarta Pintar yang menyasar lebih dari 700 ribu siswa dengan anggaran sekitar Rp1,6 triliun.
Selain itu, program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul juga terus dilanjutkan dengan anggaran sekitar Rp380 miliar untuk mendukung mahasiswa jenjang S1 hingga S3.
Ia juga tengah menggagas program beasiswa serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi Jakarta, yang ditargetkan dapat memberangkatkan sekitar 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri mulai 2027.
“Program ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki potensi tetapi terkendala biaya, agar bisa melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri,” jelasnya.
Di sektor pembangunan, Pramono menyatakan akan melanjutkan berbagai program dari gubernur sebelumnya. Di antaranya penataan jalur monorel di Jalan HR Rasuna Said yang saat ini tengah diperbaiki dan direncanakan diresmikan pada Juni mendatang.
Selain itu, proyek pengembangan Rumah Sakit Sumber Waras juga akan dilanjutkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional. Ia bahkan mengusulkan proyek tersebut menjadi bagian dari proyek strategis nasional kepada Prabowo Subianto.
Tak hanya itu, konektivitas kawasan Jakarta International Stadium (JIS) juga terus ditingkatkan, termasuk integrasi akses dengan kawasan Ancol sebagai lokasi parkir kendaraan serta rencana pembangunan stasiun KRL di area tersebut.
Pramono menegaskan bahwa keberlanjutan program pembangunan lintas kepemimpinan menjadi kunci dalam mewujudkan Jakarta yang lebih maju dan terintegrasi.
Editor: Redaksi TVRINews





