Grid.ID - Ardit Erwandha mengaku tidak terlalu menyukai sorotan atau spotlight dalam kariernya. Hal ini cukup kontras dengan profesinya sebagai komika yang kerap tampil dihadapan banyak orang.
Nama Ardit sendiri semakin dikenal luas oleh publik. Terlebih setelah ia terlibat dalam sejumlah proyek film yang membuat popularitasnya meningkat.
Meski begitu, Ardit menegaskan bahwa sejak awal dirinya memang bukan sosok yang nyaman menjadi pusat perhatian. Ia merasa lebih cocok berada di posisi yang tidak terlalu disorot.
“Dari dulu tuh gue bukan orang yang ada di spotlight. Ibarat Doraemon, gue tuh tetangga rumah ketiga gitu lah, jadi yang lewat-lewat doang gitu,“ ujarnya dikutip dari Youtube @WendiCagurOfficial pada Kamis (23/4/2026).
Perasaan tersebut masih ia rasakan hingga sekarang. Meski karirnya terus berkembang, Ardit tetap memiliki pandangan yang sama soal spotlight.
“Gue ngerasa banyak yang ingin gue omongkan, tapi gue enggak terlalu suka spotlight,” ungkapnya.
Menariknya, pria berusia 34 tahun ini justru memilih stand up comedy sebagai jalan kariernya. Padahal, ia mengaku aktivitas tersebut awalnya menjadi cara untuk mengatasi ketidaknyamanannya.
“Kayak gue stand up tuh, sebenarnya adalah terapi karena gue tuh tidak bisa berbicara di depan banyak orang,” tuturnya.
Namun hingga kini, rasa tidak nyaman itu ternyata belum sepenuhnya hilang. Ardit bahkan mengungkapkan kebiasaan unik saat tampil di atas panggung.
“Sampai sekarang gue stand up itu masih ngelihat jidat, karena gue kayak enggak nyaman, kayak di intimidasi gitu,” jelasnya.
Pengalaman serupa juga ia rasakan saat menghadiri acara besar. Salah satunya ketika menghadiri momen premiere yang membuatnya merasa tidak nyaman.
“kayak kemarin premier, kan balik badan nyari kursi kita. Gue balik badan nyari kursi terus kursi gue ditengah, gue kayak ‘aduh ditengah lagi‘ gitu. Dan semua pada nanya ‘lu kenapasih‘, enggak tau gue juga kenapa,“ tutupnya.
Meski demikian, Ardit tetap menjalani karirnya dengan profesional. Ia terus berusaha menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan yang ada. (*)
Artikel Asli




