200 Petugas Haji 2026 Dilepas ke Makkah, Menhaj Tekankan Layanan Maksimal untuk Jemaah

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, melepas sebanyak 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah gelombang II di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (23/4/2026). (Sumber: Kementerian Haji/haji.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV — Sebanyak 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah gelombang II resmi dilepas, dengan satu pesan tegas: "Tugas ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi amanah besar yang menentukan wajah negara di mata dunia".

Pelepasan dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (23/4/2026). 

Para petugas ini akan memperkuat layanan bagi jemaah Indonesia saat memasuki fase puncak ibadah haji di Makkah.

Baca Juga: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, PPIH Dilepas, Jemaah Lampung dan Medan Siap Berangkat

Dalam arahannya, Menhaj menegaskan, Makkah merupakan titik paling krusial dalam seluruh rangkaian ibadah haji. 

Di kota suci inilah jemaah akan menjalani puncak ibadah, termasuk rangkaian Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang dikenal sebagai fase dengan tingkat kepadatan dan kompleksitas tertinggi.

“Tugas ini bukan sekadar administratif dan teknis, tetapi juga tugas kemanusiaan sekaligus tugas negara. Kesalahan sekecil apa pun dapat dipersepsikan sebagai kesalahan negara, sementara keberhasilan saudara adalah keberhasilan negara,” ujar Irfan dalam pernyataannya Kamis (23/4/2026).

Penegasan tersebut mencerminkan betapa strategisnya peran petugas di Makkah. 

Tidak hanya memastikan layanan berjalan lancar, mereka juga menjadi representasi negara dalam melayani ratusan ribu jemaah Indonesia di tengah situasi yang penuh tantangan.

Dengan jumlah jemaah yang besar dan mayoritas merupakan lanjut usia, kebutuhan akan layanan yang cepat, tepat, dan humanis menjadi semakin mendesak.

Terlebih, fase puncak haji dikenal sebagai periode dengan mobilitas tinggi dan tekanan fisik yang berat bagi jemaah.

Tugas Berat, Butuh Fisik dan Mental Prima

Menhaj mengingatkan bahwa menjadi petugas haji bukanlah pekerjaan yang nyaman. 

Baca Juga: Klinik Kesehatan Indonesia Siap Layani Jemaah Haji, 9 Dokter Spesialis Disiagakan

Sebaliknya, tugas ini menuntut kesiapan fisik dan mental yang kuat, terutama saat menghadapi kondisi di Makkah yang kerap diwarnai cuaca panas ekstrem dan kepadatan jemaah.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • petugas haji 2026
  • PPIH Makkah
  • tugas petugas haji
  • layanan haji Indonesia
  • haji 2026 Indonesia
  • Menhaj Irfan Yusuf
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil Listrik Kian Diminati di Jakarta, Transaksi SPKLU Melonjak 5 Kali Lipat
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
BRI Super League: Komite Wasit PSSI Pastikan Bola Dewa United Belum Keluar Lapangan saat Laga Menghadapi Persib
• 4 jam lalubola.com
thumb
Kisah Kucing dan Sugar Glider Menjadi Selebritas Baru di Media Sosial
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Empat Negara Berebut Impor Urea dari Indonesia, Permintaan India Capai 500 Ribu Ton
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Penerbitan Surat Utang dari BUMN Menyusut pada 2025, Ini Sebabnya
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.