Menteri Kesehatan Arab Saudi Fahad Al-Jalajel, Kamis (23/4/2026), melakukan inspeksi selama dua hari ke berbagai fasilitas layanan kesehatan di Makkah. Hal ini untuk memastikan kesiapan menghadapi musim haji mendatang.
Baca Juga
Hari Ini, Tarif Bus Tansjakarta Hanya Rp 1 per Penumpang
Delapan Negara Muslim Kutuk Penodaan Situs Suci Islam dan Kristen di Yerusalem oleh Israel
Peringatan Keras Hizbullah Jika Rencana Negosiasi Langsung Lebanon dengan Israel Terwujud
Kunjungan ini mencerminkan komitmen Kerajaan dalam menyediakan layanan kesehatan berkelas dunia bagi para jamaah. Di mana hal ini sejalan dengan tujuan Program Transformasi Sektor Kesehatan dan Visi Saudi 2030.
Menteri tersebut menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur kesehatan di Makkah merupakan prioritas utama. Dengan rencana operasional yang berfokus pada perluasan kapasitas serta integrasi layanan pencegahan, kuratif, dan darurat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia mencatat bahwa strategi tersebut mencakup peningkatan kesiapan tenaga medis dan teknis. Sekaligus, memastikan koordinasi yang mulus di seluruh sektor kesehatan untuk menangani semua kasus dengan tingkat profesionalisme tertinggi dan menjamin keselamatan jemaah selama pelaksanaan ibadah.
Selama kunjungan, menteri meninjau status operasional unit gawat darurat dan perawatan intensif, protokol penanganan kasus kritis, serta mekanisme respons cepat. Ia juga memeriksa sistem komando dan kendali terpadu serta tingkat koordinasi dengan layanan ambulans, guna memastikan respons yang cepat dan efisien selama musim haji.
Inspeksi ini merupakan bagian dari pemantauan lapangan berkelanjutan oleh kementerian. Tujuannya, untuk menjamin standar tertinggi keselamatan kesehatan dan integrasi layanan di seluruh lokasi suci.