Madinah: Petugas haji di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah menghadapi sejumlah tantangan dalam menangani kedatangan calon jemaah haji. Pergerakan cepat dan cuaca panas ekstrem menjadi faktor Utama, namun tidak mengurangi semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di daerah kerja bandara terus mengoptimalkan pelayanan terhadap jemaah. Salah satu tantangan utama adalah jemaah harus bergerak cepat sejak tiba di bandara hingga naik ke bus menuju hotel.
Kondisi cuaca panas dengan suhu mencapai 38 hingga 39 derajat celsius menjadi tantangan tambahan bagi jemaah dan petugas.
Baca Juga :
Masjidil Haram Mulai Padat, Jemaah Diingatkan Disiplin Dokumen dan KesehatanPertama, melalui jalur fast track bagi jemaah dari embarkasi Jakarta, Makassar, Surabaya, dan Solo yang memungkinkan proses lebih cepat.
Kedua, melalui jalur reguler di ruang tunggu sebelum jemaah diberangkatkan menuju hotel.
Baca Juga :
13 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, 2.700 LansiaJemaah diimbau untuk selalu berkoordinasi pada petugas, khususnya PPIH kloter demi kelancaran ibadahnya di Tanah Suci baik saat di Madinah maupun di Mekah.




