VIVA – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak kecewa timnya gagal menang melawan Arema FC pada laga lanjutan Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jumat 24 April 2026, Maung Bandung ditahan tanpa gol.
Sejatinya, Persib tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, Hodak menyebut Singo Edan bermain terlalu bertahan sehingga menbuat para pemainnya kesulitan.
"Setiap pertandingan kami berusaha menang. Tapi kita tahu Arema bermain bertahan dan betul-betul menjalankan instruksi pelatihnya dengan baik," ujar Hodak dikutip dari situs resmi Persib.
Selain itu, Hodak juga mengakui kiper Arema jadi pemain terbaik pada laga ini. Karenanya, sejumlah peluang emas yang diciptakan Thom Haye Dkk gagal berbuah gol.
"Kami punya peluang cetak gol. Dan pemain terbaik [dalam laga ini] adalah penjaga gawang mereka," tambah Hodak menyinggung Lucas Frigeri yang tampil tangguh di bawah mistar Arema.
Hasil ini membuat Posisi Persib mulai tak nyaman. Maung Bandung hanya unggul tiga poin atas Borneo FC. Pesut Etam baru akan menjalani pertandingan pekan ke-29 melawan Semen Padang pada Sabtu (25/4). Poin Persib dan Borneo bisa setara. Persib kini memiliki lima pertandingan sisa, sedangkan Borneo masih punya enam laga sebelum musim berakhir.
"Kami akan fokus untuk pertandingan selanjutnya. Dengan hasil ini kami tetap di posisi pertama, tapi (persaingan) semakin rumit dan kami harus fokus," kata pelatih asal Kroasia itu.
Selanjutnya, setelah menghadapi Arema, Persib akan bertemu Bhayangkara FC pada pekan depan di Lampung. Duel ini adalah tantangan yang sesungguhnya bagi Persib lantaran Bhayangkara FC sedang ganas-ganasnya.





