BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di Sumatera Utara dan Maluku

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat sirkulasi siklonik yang perlu diwaspadai, khususnya di Sumatera Utara dan Maluku.

Prakirawan BMKG Wahyu Anisa dalam siaran daring diikuti di Jakarta, Sabtu, menjelaskan sirkulasi siklonik tersebut terpantau di perairan barat Aceh yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di sekitarnya.

Kombinasi dinamika atmosfer ini, katanya, menyebabkan potensi cuaca signifikan di beberapa wilayah Indonesia.

"Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat, terutama di wilayah Sumatera Utara dan Maluku," kata dia.

Dia menjelaskan daerah konvergensi terpantau memanjang dari pesisir barat Sumatera Utara hingga Aceh.

Baca juga: BMKG: Gempa dangkal guncang Jailolo Maluku Utara pada Jumat siang

Daerah konvergensi lain juga terbentuk di Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta Papua.

Dia menjelaskan kondisi tersebut secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah yang dilewati jalur konvergensi tersebut.

Untuk kota-kota besar di Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan disertai petir melanda Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin, sedangkan hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Kota Medan.

Wilayah lainnya, seperti Aceh, Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, hingga kota-kota di Pulau Jawa dan Pontianak, kata dia, berpotensi hujan ringan.

Di Indonesia bagian timur, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Mamuju, Ternate, Ambon, hingga wilayah Papua seperti Sorong, Nabire, Jayapura, dan Merauke.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir atau tanah longsor, serta terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah.



Baca juga: BMKG: Sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Laut Banda picu hujan lebat

Baca juga: BMKG gandeng swasta untuk OMC cegah karhutla di Jambi dan Sumsel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
22 Alat Berat di TPA Burangkeng Setop Beroperasi, Penataan dan Pengolahan Sampah Terganggu
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Hitung Ulang HET Minyakita di Tengah Pelebaran Harga
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Viral Debt Collector Diduga Buat Laporan Kebakaran Palsu, Damkar Semarang Ambil Langkah Hukum
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dorong Kemasan Non-Plastik, Kemenperin Bidik Efisiensi dan Daya Saing Industri Makanan-Minuman
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Legia Warszawa dan Dony Tri Pamungkas: Ketika Talenta Indonesia Dilirik Penguasa Polandia
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.