Sidoarjo, tvOnews.com – Satgas Pengamanan (Satgaspam) Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau benur dalam jumlah besar. Sebanyak 39.927 ekor BBL diamankan dengan nilai mencapai Rp 1,1 miliar.
Komandan Satgaspam Bandara Internasional Juanda Letkol Laut (P) Rai Terianom menjelaskan pengungkapan kasus ini terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di area keberangkatan internasional.
"BBL ini rencananya akan dikirim ke Singapura menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 929," ujarnya, Sabtu (25/4).
Menurutnya, pelaku menggunakan modus yang cukup unik untuk menyelundupkan ribuan benur tersebut. Benih lobster dikemas dengan cara dibungkus menggunakan handuk yang telah didinginkan, lalu dimasukkan ke dalam koper yang dicampur dengan pakaian dan perlengkapan mandi guna mengelabui petugas keamanan.
"Modusnya menggunakan handuk dingin agar BBL tetap bertahan hidup selama perjalanan. Ini berbeda dari metode umum yang biasanya menggunakan kantong khusus," jelas Rai.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa pelaku mengaku baru pertama kali mencoba mengirimkan BBL melalui jalur Bandara Juanda.
"Pelaku ini baru pertama kali melakukan pengiriman lewat Juanda. Kami masih terus melakukan pendalaman lebih lanjut terkait jaringan dan modus lainnya," tambah Rai.
Dengan kisaran harga pasar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per ekor, nilai total barang bukti diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1,1 miliar. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Polda Jawa Timur untuk diproses hukum lebih lanjut.
"Kami sudah melaksanakan pendalaman awal dan selanjutnya pelaku serta barang bukti kami limpahkan ke Polda Jatim," kata Rei.
Rai menegaskan penggagalan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam mencegah penyelundupan sumber daya laut yang dilindungi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan Indonesia. (khu/ias)




