Terkuak Pola Luka Anak di Daycare Little Aresha, dari Kulit Melepuh hingga Luka di Punggung

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Kasus dugaan kekerasan di daycare Little Arasha menjadi sorotan publik. Saat ini penyelidikan terhadap daycare tersebut terus bergulir.

Polresta Yogyakarta mencatat jumlah total anak yang pernah dititipkan mencapai 103 anak, dengan 53 di antaranya terverifikasi mengalami kekerasan fisik dan verbal. 

Baca Juga :
Diduga Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha, Orang Tua Ungkap Anak Alami Gangguan Paru-Paru
5 Fakta Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja: Anak-anak Diikat, Orangtua Diminta Lakukan Ini sebelum Menjemput

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengungkapkan bahwa penggerebekan pada Jumat 24 April sore merupakan tindak lanjut dari laporan mantan karyawan lembaga tersebut yang menyaksikan praktik pengasuhan non-manusiawi secara langsung.

"Awalnya dari karyawannya itu melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititip itu kurang manusiawi. Ia merasa tidak sesuai hati nurani karena melihat ada yang dianiaya dan ditelantarkan, akhirnya memilih mengundurkan diri dan melapor," jelas Kombes Pol Eva Guna Pandia dikutip dari portal resmi Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu 26 April 2026. 

Kompol Rizky Adrian, menambahkan bahwa rentang usia korban sangat rentan, mulai dari bayi berusia 0 hingga 3 bulan sampai balita di bawah usia 2 tahun. Berdasarkan masa kerja pengasuh yang lebih dari satu tahun, tindakan kekerasan ini diduga telah berlangsung lama. Polisi kini tengah melakukan pemeriksaan maraton terhadap para terlapor.

Selain dugaan kekerasan, Kompol Rizky Adrian menyebut kondisi penampungan di Little Aresha sangat tidak layak. Terdapat tiga kamar berukuran sekitar 3x3 meter persegi, namun masing-masing kamar dipaksakan untuk diisi oleh 20 anak.

"Jadi ada tiga kamar ukuran sekitar 3x3 meter persegi, tetapi diisi 20 anak untuk satu kamar. Ini sudah mengarah pada tindakan diskriminatif. Anak-anak ditelantarkan begitu saja, ada yang diikat kakinya, tangannya, bahkan ada yang muntah namun dibiarkan tanpa ada upaya pembersihan," ujar Kompol Rizky Adrian.

Temuan medis menunjukkan pola luka meliputi kulit melepuh, bekas cubitan, cakaran, luka pada punggung, hingga luka di bagian bibir. Mayoritas anak juga terkonfirmasi menderita pneumonia atau infeksi paru-paru.

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menyebut bahwa daycare tersebut tidak berizin. Ia menyatakan saat ini pihaknya fokus pada perlindungan dan pemulihan korban.

"Tidak berizin, baik di Dinas Pendidikan maupun Dinas Perizinan. Kami sekarang sedang mendata seluruh anak dan orang tua untuk memberikan pendampingan psikologis dan bantuan hukum melalui UPTD PPA," ujar Retnaningtyas.

Baca Juga :
53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha, Polisi Periksa 30 Pengelola
Ada 103 Anak yang Pernah Dititipkan di Daycare Little Aresha Yogya, 53 Alami Kekerasan Fisik dan Verbal
Awal Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta Terbongkar, dari Laporan Eks Karyawan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satu Jemaah Kloter 1 Embarkasi Makassar Batal Berangkat ke Tanah Suci, Ini Penyebabnya
• 1 jam lalueranasional.com
thumb
Transparansi NGO Diperlukan untuk Pengawasan Publik
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Israel Langgar Gencatan Senjata di Lebanon, Korban Jiwa Tembus 2.483 Orang
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pesan Haru Maia Estianty untuk El Rumi Jelang Nikah: Cintai, Muliakan, dan Bahagiakan Syifa
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Waspada! Tawaran Haji Tanpa Antre Bisa Berujung Deportasi dan Denda
• 13 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.