Mengenal Leapmotor, Merek Otomotif China yang Bakal Masuk Indonesia

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Di tengah percepatan transisi menuju elektrifikasi, pasar otomotif Indonesia akan kedatangan pemain baru yang menarik untuk diperhatikan. Namanya Leapmotor, pabrikan mobil listrik asal China yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang cukup cepat di segmen kendaraan energi baru.

Leapmotor berdiri pada 2015 di Hangzhou, China. Sejak awal, pendekatan perusahaan ini tidak sepenuhnya mengikuti pola tradisional industri otomotif. Mereka lebih dekat ke perusahaan teknologi yang membangun kendaraan, dengan fokus besar pada pengembangan internal atau in house development.

Banyak komponen utama seperti sistem penggerak listrik, kontrol elektronik, hingga software kendaraan dikembangkan langsung oleh mereka.

Salah satu ciri yang cukup menonjol dari Leapmotor adalah tingkat integrasi vertikal yang tinggi. Perusahaan ini tidak hanya merakit mobil, tetapi juga mengembangkan berbagai komponen inti secara mandiri. Pendekatan ini membuat mereka lebih fleksibel dalam mengontrol biaya sekaligus mempercepat pengembangan produk.

Platform dan jantung mekanis yang dirancang memungkinkan pabrikan bisa mengembangkan produk-produk lintas segmen dan kelas. Maka dari itu berbagai macam SUV berhasil dilahirkan oleh Leapmotor.

Dalam beberapa tahun terakhir, Leapmotor mulai membangun portofolio produk yang lebih lengkap. Dari city car listrik hingga SUV, mereka masuk ke berbagai segmen pasar. Strateginya jelas, yaitu menyasar pasar massal dengan pendekatan teknologi yang tetap kompetitif.

Model seperti T03 dan C11 menjadi fondasi awal pertumbuhan mereka di China. Setelah itu, Leapmotor mulai masuk ke segmen yang lebih global dengan model seperti C10 dan B10 yang dirancang untuk pasar yang lebih luas, bukan hanya domestik.

Dari sisi teknologi, Leapmotor mengandalkan arsitektur elektronik terintegrasi dan pengembangan baterai yang mereka lakukan sendiri. Salah satu fokus utama mereka adalah efisiensi sistem kendaraan listrik secara keseluruhan, termasuk integrasi baterai ke struktur kendaraan dan pengembangan platform modular yang bisa digunakan di beberapa model.

Langkah penting dalam perjalanan Leapmotor terjadi pada 2023 ketika mereka menjalin kemitraan strategis dengan Stellantis. Dalam kerja sama ini, Stellantis mengambil porsi kepemilikan dan membentuk entitas global bernama Leapmotor International untuk mendukung ekspansi ke luar China.

Melalui kolaborasi ini, Leapmotor mendapatkan akses ke jaringan distribusi global, sementara Stellantis memanfaatkan teknologi dan efisiensi produksi Leapmotor untuk memperkuat portofolio elektrifikasi mereka. Model bisnis ini membuat Leapmotor tidak lagi hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi mulai masuk ke berbagai wilayah termasuk Eropa dan Asia.

Di Indonesia, kehadiran Leapmotor akan masuk melalui kemitraan dengan Indomobil Group. Rencananya, beberapa model termasuk SUV listrik mereka akan diperkenalkan di pertengahan tahun melalui ajang GIIAS 2026.

Melihat pendekatan yang dibawa, Leapmotor tidak hanya menawarkan produk listrik, tetapi juga strategi yang menggabungkan teknologi internal, efisiensi biaya, dan ekspansi global melalui kemitraan. Dalam konteks pasar Indonesia yang mulai berkembang ke arah elektrifikasi, kehadiran mereka akan menambah pilihan di segmen yang sudah mulai ramai diisi berbagai merek.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
12.205 Orang Masuk Daftar Tunggu Jamaah Haji dari Papua Barat dan Papua Barat Daya, Terlama 22 Tahun
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Parkir Jakarta Disebut Tak Efisien, DPRD Temukan Defisit hingga Rp 155 Juta
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Oknum Hakim Klaim Namanya Dicatut Daycare Little Aresha Jadi Ketua Dewan Yayasan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kakak Rizky Nazar Tulis Doa Penuh Cinta di Hari Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Masuk Tahun Keempat di Indonesia, Prudential Syariah Catat Pangsa Pasar 22% dan Pertumbuhan Aset 20%
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.