FAJAR, MAKASSAR — Industri kuliner di Makassar kembali menunjukkan geliatnya seiring inovasi yang dilakukan pelaku perhotelan.
Mercure Makassar Nexa Pettarani resmi meluncurkan konsep terbaru melalui The Light Restaurant dengan mengusung perpaduan menu modern dan local signature, Rabu, 29 April 2026.
Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi hotel dalam memperkuat daya saing sektor kuliner sekaligus menjawab perubahan tren konsumsi masyarakat yang kini lebih selektif terhadap pengalaman bersantap.
Acara launching berlangsung meriah dengan melibatkan media, influencer, serta tamu undangan dalam konsep interaktif.
Tidak hanya sekadar perkenalan menu, kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman kuliner yang menyeluruh.
Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan peluncuran, mulai dari bar show, live cooking, kuis interaktif hingga parade Food & Beverage yang menampilkan ragam menu unggulan.
General Manager Mercure Makassar Nexa Pettarani, Wiwied Nurseka, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk transformasi bisnis yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pengalaman pelanggan.
Menurutnya, The Light hadir sebagai konsep restoran non-alkohol yang lebih relevan dengan gaya hidup masa kini, tanpa mengurangi daya tarik suasana dan kualitas rasa.
“The Light bukan sekadar restoran, tetapi sebuah statement. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru yang tetap vibrant tanpa bergantung pada alkohol, melainkan pada kreativitas menu dan interaksi yang lebih bermakna,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses kurasi menu dilakukan secara ketat. Sebanyak 50 menu diseleksi selama hampir lima bulan melalui uji kualitas, termasuk food testing dan plating untuk memastikan standar terbaik.
Executive Chef Surya Sitomplu menjelaskan bahwa setiap hidangan dirancang dengan pendekatan kreatif dengan memadukan bahan lokal berkualitas dan teknik memasak modern.
“Kami ingin menghadirkan rasa yang familiar, namun dengan tampilan yang lebih modern sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi tamu,” jelasnya.
Dari sisi bisnis, pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas segmentasi pasar, khususnya bagi konsumen yang mengutamakan estetika dan pengalaman kuliner.
Food & Beverage Manager, Henry Abdillah menambahkan, inovasi juga dilakukan pada lini minuman sebagai respons atas perubahan konsep yang tidak lagi menyediakan alkohol.
“Kami justru terdorong menciptakan minuman yang unik dan tidak biasa, namun tetap lezat dan menarik secara visual,” katanya.
Sejumlah menu unggulan yang diperkenalkan antara lain Seafood Tom Yum, Bakwan Malang, Apple Crumble, Cheese Beef Nachos, Lawi-Lawi The Light, Garlic Chili Pasta, Fish and Chips, serta Nasi Goreng Pettarani.
“Selain itu, enam minuman signature turut menjadi daya tarik, di antaranya Passion Fruit Mojito, Soft Micropolitan, Cucumber Botanical, Marshmallow & Cream, Creamy Salted Caramel, serta Dragon Dreams Smoothies,” ucapnya.
Kata dia, seluruh menu disajikan dengan plating artistik yang mengedepankan estetika visual, menjadikannya tidak hanya lezat tetapi juga memiliki nilai tambah sebagai konten digital yang menarik.
“Peluncuran The Light Restaurant ini juga mencerminkan tren industri kuliner yang semakin mengarah pada experiential dining, di mana konsumen tidak hanya membeli makanan, tetapi juga pengalaman,” ucapnya.
Dengan inovasi tersebut, Mercure Makassar Nexa Pettarani optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner hotel unggulan di Makassar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sektor hospitality di daerah. (wis)





