Selain menerima kartu Nusuk, gelang haji, dan living cost, seluruh jemaah calon haji Indonesia juga mendapatkan perlengkapan medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (KKP) Makassar. Pembagian perlengkapan kesehatan ini dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah untuk menjaga kondisi fisik jemaah selama menjalani ibadah di Tanah Suci, terutama di tengah tantangan cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Perlengkapan medis tersebut dikemas secara khusus dan wajib dibawa oleh setiap calon haji. Di dalam paket ini tidak hanya meliputi obat-obatan, tetapi juga alat pelindung diri dari paparan debu dan suhu panas di Tanah Suci.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Makkah: Jemaah Diimbau Tidak 'Geber' Ibadah hingga Lupa Tidur
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memastikan setiap jemaah mendapatkan perlengkapan medis yang esensial, antara lain:
- Satu masker kain dan 10 masker medis sekali pakai
- Botol semprotan air
- Obat-obatan luar meliputi salep pereda nyeri dan empat buah plester luka
- Dua botol hand sanitizer
- Tiga bungkus oralit.



